Breaking News:

Beri Izin Keruk Muara Airkantung, Yusroni Dicecar Jaksa dengan 30 Pertanyaan

Yusroni mengakui memang diperiksa pada perkara pengerukan alur muara dalam kapasitasnya sebagai Bupati Bangka di tahun 2011 lalu

Editor: Hendra
bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
Mantan Bupati Bangka, Yusroni Yazid saat masuk ke dalam gedung Pidsus Kejati Babel, Kamis (6/4/2017) siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mantan Bupati Bangka, Yusroni Yazid menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung selama kurang lebih delapan jam, Kamis (6/4).

Ia masuk ke ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati sekitar pukul 10.00 WIB, dan baru keluar gedung ituvpada sore hari.

Yusroni yang mengenakan kemeja abu-abu sempat beristirahat saat jam makan siang.

Usai turun dari lantai dua, Yusroni mengakui memang diperiksa pada perkara pengerukan alur muara dalam kapasitasnya sebagai Bupati Bangka di tahun 2011 lalu.

"Ada beberapa belas pertanyaan, saya tidak hafal, intinya saat saya masih menjabat Bupati di tahun 2011 dan berakhir di tahun 2013, untuk perpanjangan izin bukan saya lagi," ujar Yusroni.

Ia pun mengaku masih dalam keadaan baik-baik saja usai diperiksa oleh Tim Pidsus Kejati Babel. "Perasaannya tidak ada masalah," katanya.

Ketika dikonfirmasi apakah dirinya mengetahui adanya penambangan pada pengerukan alur muara yang izinnya dikeluarkan oleh dirinya, Yusroni menegaskan bahwa izin tersebut merupakan pengerukan alur muara.

"Untuk menambang itu di luar sepengetahuan saya," tambahnya.

Terkait pengurangan nominal dalam retribusi, dirinya menjelaskan bahwa pihak perusahaan yang meminta keringanan tersebut.

"Karena pengerukan tidak dibiayai oleh uang negara, jadi minta dikurangi," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved