Pelajar SD Setia Budi Sungailiat Penasaran dengan Bangka Pos
Para pelajar ini kebetulan mendapatkan kurikulum komunikasi jurnalistik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
BANGKAPOS.COM, BANGKA, – Penasaran dengan Bangka Pos. Begitulah ungkapan dari para pelajar Sekolah Dasar Setia Budi Sungailiat.
Untuk memuaskan rasa penasaran itulah, sebanyak 45 siswa kelas IV dan V SD Setia Budi Sungailiat ini berkunjung ke Kantor Redaksi Bangka Pos Group, Sabtu (8/4/2017) pagi.
Bersama Kepala Sekolah dan 13 guru pembimbing, kunjungan para pelajar SD Setia Budi ini diterima langsung News Manager Bangka Pos Dodi Hendriyanto, Manager Sirkulasi Adityawarman dan Manager Percetakan Triatmaja.
“Kegiatan ini sudah rutin kami lakukan. Untuk tahun ini kami sengaja mengagendakan kunjungan ke Bangka Pos. Kami ingin melihat langsung dapur koran Bangka Pos Group,” ujar Kepala SD Setia Budi Sungailiat, Hasuaningsih SPd.
Menurut Hasuaningsih, untuk siswa kelas IVA dan VA di SD Setia Budi ini merupakan siswa kelas unggulan.
Para pelajar ini kebetulan mendapatkan kurikulum komunikasi jurnalistik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
“Selain untuk menambag wawasan siswa kami ini, tujuan kedatangan kami ini juga ingin memotivasi para siswa untuk lebih tertarik dan giat dalam dunia tulis menulis,” ujarnya.
Sekitar satu jam, 45 siswa SD Setia Budi Sungailiat mendapatkan penjelasan mulai dari sejarah Bangka Pos, proses pembuatan koran Bangka Pos, Koran Babel News dan media online Bangkapos.com dari News Manager Bangka Pos Dodi Hendriyanto.
Para siswa ini juga mendapatkan penjelasan tentang proses sirkulasi atau penyebaran koran Bangka Pos yang dibaca oleh hampir seluruh pelosok di Pulau Bangka dan Pulau Belitung dari Manager Sirkulasi Adityawarman.
Beragam pertanyaan juga disampaikan para siswa ini, antara lain Ravindo yang menanyakan arti Bangka Pos, Amanda yang bertanya tentang visi misi Bangka Pos, Rian Ibrahimovic menanyakan proses pembuatan koran dan Sila yang bertanya resiko menjadi seorang jurnalis.
“Menjadi wartawan adalah cara kita untuk berani menulis kebenaran. Kebanggaan menjadi jurnalis ketika tulisan kita bisa memberikan kebaikan kepada masyarakat,” tukas Dodi.
Selesai berdiskudi tentang jurnalistik, para siswa ini akhirnya mengunjungi percetakan Bangka Pos Group.
Di ruang percetakan ini, para pelajar yang masih berusia 9-10 tahun ini mendapatkan penjelasan tentang seluk beluk mesin dan proses percetakan koran Bangka Pos dan Koran Babel News dari Manager Percetakan Triatmaja. (doi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pelajar-setia-budi-sungailiat_20170408_114744.jpg)