BMKG: Hujan dan Cuaca Ekstrem di Pangkalpinang Berpeluang Diperkirakan Hingga Juni
Berdasarkan kajian BMKG, puncak hujan telah lewat, adapun bulan April hingga Mei ini masuk pada musim peralihan atau pancaroba.
Penulis: Ardhina Trisila Sakti | Editor: Hendra
Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA--- Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Depati Amir, Nurhuda mengungkapkan kondisi hujan dan cuaca ekstrem yang masih mengguyur Kota Pangkalpinang masih berpeluang terjadi hingga bulan Juni.
Berdasarkan kajian BMKG, puncak hujan telah lewat, adapun bulan April hingga Mei ini masuk pada musim peralihan atau pancaroba.
"Ya perlu waspada menghadapi musim pancaroba karena cuaca ekstrim muncul tiba-tiba terutama jika ada awan gelap. Cuaca ekstrem ini masih fluktuatif" ungkap Nurhuda saat dikonfirmasi Bangka Pos melalui pesan WhatsApp, Senin (10/4).
Meski demikian, Nurhuda menilai curah hujan masih di Pangkalpinang masih tegolong normal adapun kondisi banjir yang sempat melanda beberapa titik di Kota Pangkalpinang turut diakibatkan dari kondisi lingkungannya .
"Kalau dampak cuaca ektrem ini tentu saja ada, bisa longsor, banjir. Jika hujan lebat disertai angin kencang bisa berakibat pohon dan rumah tumbang" tutupya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kepala-bmkg-pangkalpinang-m-nurhuda_20160831_093422.jpg)