Breaking News:

Alat Ini Jadi Petunjuk Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Sadis Satu Keluarga

Bagaimana pihak berwenang bisa memecahkan satu kasus hingga mengetahui dalang satu peristiwa pembunuhan tanpa meninggalkan jejak apapun?

Editor: Alza Munzi
TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADI
Andi Lala tersangka pembunuhan Riyanto dan keluarganya ditetapkan sebagai tersangka 

BANGKAPOS.COM - Bagaimana pihak berwenang bisa memecahkan satu kasus hingga mengetahui dalang satu peristiwa pembunuhan tanpa meninggalkan jejak apapun?

Dalam kasus pembunuhan Riyanto (40) seorang penjaga gudang dan keluarganya yang dilakukan dengan cara yang cukup sadis bisa diketahui hanya dengan ponsel yang dibawa oleh pelaku.

Hingga kemudian petunjuk polisi mengarah ke rumah Andi Matalata alias Andi Lala sebagai orang yang paling dicurigai oleh pihak berwajib terkait pembunuhan Riyanto.

Dari hasil penyelidikan ternyata pelaku pembunuhan sempat membawa alat komunikasi milik korban, termasuk ponsel, smartphone hingga laptop dibawa kabur.

Terkait dengan lacak-melacak ini memang pihak berwenang kepolisian memiliki kuasa penuh.

Bagaimana alamat rumah Andi Lala bisa diketahui hingga dia sempat mengembalikan mobil rental yang digunakan untuk pergi ke rumah korban di Mabar, Medan Deli?

Untuk mendapatkan jawabannya seperti yang dikutip dari Digitaltrends.com mungkin bisa memberikan penjelasannya.

Ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat soal lacak-melacak dengan bantuan ponsel yang digunakan. Karena pada kenyataanya ada fakta yang mematahkan.

Pengguna ponsel yang selalu terhubung dengan internet dan seluler harus mengetahui bagaimana pihak berwenang kepolisian atau penjahat siber bisa melakukan pelacakan dari jauh.

Sistem pelacakan yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk mendapatkan lokasi pemilik ponsel (occupy.com)
Ini juga menjadi informasi bagaimana pengguna ponsel melindungi dirinya sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved