Tak Sopan Saat Ditilang, 'Balasan' yang Diberi Polisi Ini Bikin Sang Pengendara Meradang
Rekaman video pengendara sepeda motor saat marah-marah ini mendadak menjadi viral. Insiden ini terjadi saat petugas kepolisian sedang menggelar ...
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
BANGKAPOS.COM -- Rekaman video pengendara sepeda motor saat marah-marah ini mendadak menjadi viral.
Insiden ini terjadi saat petugas kepolisian sedang menggelar razia di ruas Jalan Raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Baca: Sadis, Ini Kronologis Pembantaian Satu Keluarga di Medan, Korban Digebuk Hingga Tewas
Rupanya, pengendara ini tidak terima telah dibehentikan oleh petugas kepolisian.
Videonya diposting oleh akun facebook Arya Brata Sena pada Selasa (11/4/2017).
Baca: Tato di Dada Anak Shah Rukh Khan Mencuri Perhatian, Netizen: Lucunya
Video tersebut diberikan caption seperti ini oleh akun facebook Arya Brata Sena:
"Susah memang mental masyarakat yg seperti ini...
Sudah salah tapi malah ngotot, malah bilang polisi mengganggu perjalanan...
Ya sampeyan gk akan di tilang kalo gk ada kesalahan masbrooo...
Spion gk ada, penumpang gk pake helm, masuk ke jalur cepat... Koq bisa2nya bilang polisi gk ada kerjaan, hadeeuuhh...
Baca: Telitinya Netizen, Tanda Merah di Leher Ayu Ting Ting Ini Bikin Heboh, Ada yang Bilang Bekas Cupang
Sudah salah tolonglah akui kesalahan dan jangan ngomong yg macem2.
Maaf bagian awal saat ybs maki2 polisi tidak keburu di shoot....
Selesai di tilang kebut2an, sengaja meledek anggota yg sedang melaksanakan tugas...
Baca: Jadi Viral, Berendam Berdua di Sungai, Gerakan Lelaki Ini Membuat Wanitanya Merem Melek
Do'an saya untuk anda biar selamat di jalan, dan semoga ke depan anda bisa lebih sopan lagi ya..."
Dalam video berdurasi 2 menit 14 detik itu terlihat seorang pengendara dengan teman wanitanya marah kepada petugas.
Baca: Terkuak, Sebelum Suaminya Disiram Air Keras, Ini Curhatan Istri Novel Baswedan dalam Sebuah Petisi
"kamu barusan bilang petugas menganggu perjalanan," kata polisi sambil mengarahkan kameranya kepada pengedara sepeda motor itu.
"Saya engga suka kalau kaya gitu, bapak engga boleh kaya gitu," kata wanita berkerudung hitam sambil berusaha merebut kamera yang dipegang petugas.
"Ini boleh yah, mendokumentasikan itu boleh. Sekarang era keterbukaan yah," kata petugas penimpali.
"Sudah salah jangan ngotot, tidak akan saya rekam kalau bahasanya sopan," kata polisi kepada pengendara tersebut
Petugas kepolisian yang merekam pun menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi saat itu.
Menurutnya, pengendara sepeda motor yang berboncengan ini telah melanggar aturan dalam berlalu lintas.
"Kamu barusan bilang polisi menggangu perjalanan.
ini pelanggarannya banyak tidak memaki spion, yang belakang tidak memakai helm, kemudian masuk jalur cepat.
ditindak polisi malah bilang menggangu perjalanan, dimana letak menganggunya.
Kami petugas kepolisian hanya menjalankan tugas. Yang melanggar ditindak," tutur petugas polisi sambil tersu mengarahkan kamera ponselnya.
Sejak pertama kali di posting di faceebook, video ini sudah diputar lebih daru 64 ribu kali.
Dan dibagikan lebih dari 1600 kali oleh para pengguna akun media sosial facebook.
Netizen pun langsung membanjiri dinding komentar dalam postingan video itu:
"Makanya jng masuk jalur cepaat jd kena panglariss bapak yg punya jln kan," kata akun Mengejar Pelangi
"Alhamdullilah, Inisiatif pak polisi bagus untuk merekam biar menjadi efek jera bagi pelanggar karena dan dengan begini baik bagi polisi maupun pelanggar bs menjadi motivasi untuk dapat berlaku lebih baik lagi dan lagi," tuls akun Hasan Basri dalam dinding komentar.
Namun, aku yang satu ini berkomentar lain menanggapi video tersebut.
"Ini yang ngrekam polisinya ya? Memang kali ini benar.. Era keterbukaan tapi apakah anda juga terbuka ketika masyarakat menanyakan masalah surat perintah operasi? Apakah dengan senang hati anda menunjukan surat perintah tersebut bila masyarkat ingin mengetahui surat perintah tsb? Inget ini era keterbukaan...," kata akun Jarene Wong Kae berkomentar.