Tiba di Pengadilan Dr Hendra Sejam Tak Keluar dari Dalam Mobil

Dia mengendarai mobil Kijang warna abu-abu gelap dengan plat kendaraan bernopol BN 1713 TN.

Tiba di Pengadilan Dr Hendra Sejam Tak Keluar dari Dalam Mobil
Bangkapos/Ryan Agusta
Inilah kendaraan dinas yang ditumpangi Dr Hendra Kusuma Jaya saat hadir di gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung (Kadinkes Prov Babel), Dr Hendra Kusuma Jaya meski Rabu (12/4/2017) siang itu sekitar pukul 14.00 wib terlihat sudah tiba di halaman gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Dia mengendarai mobil Kijang warna abu-abu gelap dengan plat kendaraan bernopol BN 1713 TN.

Namun Hendra enggan keluar dari dalam mobil yang ditumpanginya diduga karena dia cemas jika kehadirannya sempat diketahui oleh sejumlah awak media yang sejak siang menunggu kehadirannya di gedung pengadilan setempat.

Hampir satu jam Dr Hendra tak keluar dari dalam mobil yang ditumpanginya, dan mobil yang ditumpanginya itu pun terlihat parkir di halaman parkir belakang mushola gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Seiring itu pula tampak kendaraan petugas dari Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) parkir dalam posisi yang cukup berdekatan dengan mobil yang ditumpangi Dr Hendra Kusuma Jaya.

Tak jauh dari posisi kendaraan yang diparkirnya itu terlihat pula rombongan para awak media pun masih saja menunggu mantan Kadinkes Prov Babel turun dari mobil abu-abu itu. Namun Hendra tetap tak kunjung keluar dari dalam mobil yang ditumpanginya itu.

Tak berapa lama kemudian, mobil yang ditumpangi Dr Hendra Kusuma Jaya itu terlihat bergerak meninggalkan halaman parkir belakang gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang, lalu mobil Kijang abu-abu itu sesaat itu pula langsung keluar dari kawasan gedung pengadilan setempat.

"Weleh..weleh kenapa mesti kabur tu pejabat? Mungkin takut diketahuin kita kali," celetuk seorang pewarta siang itu.

Informasi yang dihimpun bangkapos.com menyebutkan jika kehadiran mantan Kadinkes Prov Babel ke Pengadilan Negeri Pangkalpinang siang itu sesungguhnya mengambil surat penetapan status yang bersangkutan sebagai tahanan sekaligus guna dieksekusi terkait proyek pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno, Air Anyir, Merawang Bangka pada tahun anggaran 2011-2012 bernilai miliaran namun diduga proyek tersebut merugikan keuangan negara.

Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved