Breaking News
Ditpolair Polda Babel Amankan 7 Orang Pemilik dan Pekerja TI Apung Remodong
Saat ini para pemilik ponton dan pekerja TI apung, masih diamankan di Pos Polair di Tanjung Gudang Belinyu.
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Personil Kapal Patroli Ditpolair Polda Babel, mengamankan sekitar tujuh orang pemilik dan pekerja ponton TI apung yang masuk ke perairan Remodong Belinyu, Selasa (18/4/2017) sore.
Saat ini para pemilik ponton dan pekerja TI apung, masih diamankan di Pos Polair di Tanjung Gudang Belinyu.
Komandan Kapal Patroli Ditpolair Polda Babel Aipda Kasimin mewakili Kasat Patroli Ditpolair Polda Babel AKBP Devri Nasution mengatakan, pengamanan terhadap para pemilik dan pekerja TI apung itu, tujuannya untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Mereka akan melakukan penambangan di perairan Remodong, mereka kita amankan dulu, karena khawatir terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, karena di lokasi tadi, masyarakat, nelayan Belinyu sudah turun ke lokasi TI apung," kata Kasimin kepada bangkapos.com, Selasa (18/4/2017).
Dikatakan Kasimin, sebelum mengamankan penambang dan pemilik ponton, Polair sudah melakukan pendekatan secara persuasif ke kedua belah pihak (pihak TI apung dan nelayan serta masyarakat Belinyu) agar bersama-sama menjaga situasi yang kondusif.
Saat pengamanan berlangsung di Remodong, masyarakat dan nelayan juga sudah berada di lokasi TI apung.
Sedangkan jumlah TI apung yang sudah masuk ke Remodong ada belasan.
"Ponton-ponton lainnya sudah pada ditarik kembali ke arah Teluk Limau (Bangka Barat), oleh pemilik ponton. Situasi di Remodong tadi juga kondusif," jelas Kasimin.
Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan Babel News.
FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ditpolair-polda-babel-amankan-7-orang-pemilik-dan-pekerja-ti-apung-remodong_20170418_162826.jpg)