Terungkap, Andi Lala Ternyata Sendiri Habisi Nyawa Keluarga Riyanto
Ketika Riyanto lengah, Andi Lala lalu mengeksekusi korban dengan besi ke kepala korban. Setelah itu, ia masuk ke kamar untuk merampok harta.
BANGKAPOS.COM, MEDAN - Polda Sumut mengungkap kronologis kasus pembunuhan sadis sekeluarga di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.
Kronologis ini merupakan hasil pemeriksaan terhadap Andi Lala seusai tertangkap di Indragiri Hilir, Sabtu (15/4/2017).
Baca: Fakta Baru Terungkap, Andi Lala Ternyata Pernah Habisi Teman Gara-gara Sering Tiduri Istrinya
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah mengatakan pada Jumat (7/4/2017) Andi Lala mengundang Roni dan Andi Syahputra ke rumahnya di Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang.
Tujuannya untuk merencanakan perampokan dan pembunuhan terhadap Riyanto.
"Pada Sabtu (8/4/2017) Andi Lala membeli besi sepanjang 60 cm yang kemudian disimpan di jaketnya. Lalu dia juga membeli sabu senilai 300 ribu rupiah dan menyewa mobil rental. Selanjutnya, ketiganya berangkat ke lokasi pembunuhan," ungkap Nurfallah, Senin (17/4/2017).
Baca: Istri Andi Lala Sehari-hari Pakai Alat Membunuh Selingkuhannya Untuk Menumbuk Makanan
Setibanya di rumah Riyanto, Andi Lala masuk ke dalam, sedangkan Roni dan Andri Syahputra sesuai kesepakatan hanya menunggu di teras rumah korban untuk berjaga-jaga.
Tak lama kemudian keduanya mengonsumsi sabu yang dibeli Andi Lala tadi.
"Ketika Riyanto lengah, Andi Lala lalu mengeksekusi korban dengan besi ke kepala korban. Setelah itu, ia masuk ke dalam kamar untuk merampok harta benda korban yang membuat Sri Riyani terbangun dari tidurnya," ungkap Nurfallah.
SIMAK VIDEO Ikan Duyung Tangkapan Nelayan Desa Kurau, Bangka Tengah:
Hal itu membuat Andi Lala langsung memukul kepala Sri Ariyani dengan besi.
Tindakan itu diketahui anak-anak korban yang turut terbangun, sehingga membuat Andi Lala turut memukuli kepala ketiga anak korban.
Baca: Otak Pembakaran Satu Keluarga Ini Juga Keluarga Sendiri Mirip Kasus Andi Lala
Selanjutnya, Andi Lala lalu merampas laptop, tas, dan harta benda lainnya dari lemari kamar korban.
"Mendengar Kinara terus menangis, Sumarni terbangun dan berjalan ke luar kamar. Saat hendak menghidupkan sakelar lampu, disitu lah nenek berusia 60 tahun dieksekusi," tambahnya.
Setelah itu, Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra meninggalkan lokasi, termasuk membawa sepeda motor Vario milik korban menuju Lubuk Pakam.
"Besi yang dipakai pelaku untuk membunuh para korban dibuang di parit dekat rumah korban," ungkapnya.
Baca: Ada Gelagat Ahmad Dhani dan Fadli Zon Bakal Jadi Besan
Keesokan paginya, tetangga curiga karena lampu teras rumah Riyanto terus menyala dan pintu tidak terkunci.
Ketika masuk ke rumah, tetangga terkejut melihat Riyanto dan keluarganya sudah bersimbah darah dan tak bernyawa lagi.
Hanya Kinara yang selamat dari pembunuhan ini dengan kondisi wajah dan kepala lebam. Bocah empat tahun ini ditemukan tetangga di sudut kamar.
Kinara hingga kini masih dirawat di rumah sakit dengan pengawalan ketat.
Ajak Korban Isap Sabu lalu Membunuhnya saat Lengah
Sebelum melakukan pembunuhan berencana jilid kedua, Andi Lala gunakan narkoba jenis sabu-sabu bersama Roni dan Andi Syahputra, tersangka lain.
"Sebelum membunuh mereka gunakan sabu-sabu. Dan Andi Lala memang berencana membawa sabu-sabu ke rumah korban (Riyanto). Agar lengah," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Aula Tribata, Senin (17/4/2017).
Baca: Mata Novel Baswedan Rusak Parah Akibat Disiram Air Keras
Ia menambahkan, saat Riyanto lengah usai gunakan sabu-sabu bersama, dua tersangka lainnya Roni (21) dan Andi Syahputra (27) masuk ke dalam rumah.
"Setelah korban (Riyanto) lengah sesudah menggunakan sabu proses pembunuhan dilakukan. Jadi pembunuhan itu sekitar pukul 00:30 hingga pukul 01:30 WIB, para pelaku pun dengan sadis mengeksekusi para korbannya," katanya.
Usai membunuh, lanjutnya, Andi Lala membawa berbagai barang dari rumah Riyanto.
Seperti handphone, laptop dan uang tunai serta sepeda motor.
Tidak hanya itu, satu penadah barang curian juga sudah diamankan polisi.
Baca: 10 Bom Nuklir Super Dahsyat Sedunia, Bisa Bikin Pulau Jawa Lenyap Hanya Dalam 5 Detik
Menurutnya, Andi Lala merupakan otak pembunuhan berencana yang menewaskan satu keluarga terdiri Riyanto, (40) kepala keluarga, Sri Ariyani (35) istri, Naya (13), Gilang (8) dan Sumarni (60) mertua Riyanto.
Pembunuhan lima orang sekeluarga sudah direncanakan sejak Jumat (7/4/2017).
Andi Lala mengadaikan sepeda motornya untuk membeli besi berukuran 60 sentimeter, sabu-sabu dan rental mobil.
"Jadi Andi Lala sudah dua kali melakukan pembunuhan berencana. Kami berharap tidak ada lagi kasus serupa di Sumatera Utara ini," ungkapnya.
(Tribun Medan)
Baca: 5 Prediksi Paling Menakutkan pada Tahun 2017, Nomor 1 Bisa Gegerkan Dunia

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/andi-lala_20170417_151538.jpg)