Video: Begini Cara Uji KIR Kendaraan di Pangkalpinang

masih banyak para pemilik kendaraan yang terkesan ogah-ogahan atau malas untuk memeriksa kendaraannya dalam Uji KIR.

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keselamatan berkendara menjadi salah satu hal penting bagi para pemilik kendaraan. Terlebih apabila perjalanan ataupun trayek yang dilalui cukup jauh.

Sehingga pemilik kendaraan harus senantiasa mengechek kendaraan dan berhati-hati saat mengendarai kendaraan.

Namun kenyataannya, masih banyak para pemilik kendaraan yang terkesan ogah-ogahan atau malas untuk memeriksa kendaraannya dalam Uji KIR.

Kepala Upt Balai Pengujian kendaraan bermotor Kota Pangkalpinang, Syukri mengakui masih banyak pemilik kendaraan yang masih ogah-ogahan untuk mengikuti uji KIR.

Hal itu, dikarenakan tidak ada sanksi yang diberikan, denda keterlambatan uji KIR juga dinilai masih kecil hanya Rp 1300 perbulan.

" Uji Kir ini, wajib dilaksanakan enam bulan sekali. Namun kebanyakan ada yang aktif. Tapi banyak yang terkesan malas-malasan, sampai kadang telat untuk uji KIR empat sampai lima bulan dari waktu yang seharusnya untuk Uji KIR," ucap Syukri didampingi Kasubag Tu UPT Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Pebriyansyah kepada bangkapos.com, Selasa (17/04/2017).

Untuk diketahui, lanjut Syukri jumlah kendaraan yang wajib untuk dilakukan uji Kir di Kota Pangkalpinang selama dua kali dalam setahun, terdata keseluruhannya ada 7211.

"Mobil penumpang umum ada 402 unit, obil taxi 54 unit, mobil bus umum 174 unit, mobil barang Pick up tidak umum 2.956, mobil barang truck tidak umum 2331, mobil tanki 361, mobil box 788, mobil tronton 19, mobil mixer 24, mobil derek 8, mobil tractor head 47, mobil kereta tempelan 47," ungkapnya.

Penulis: zulkodri
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved