Harga Karet Turun, DPRD Babel Desak Pemprov Realisasikan Perda Penyanggah Harga Karet
Harga karet petani kembali jatuh di pasaran. Sempat bertengger diangka Rp 8.000 hingga Rp 10.000 perkilogramnya
Penulis: Evan Saputra | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Evan Saputra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga karet petani kembali jatuh di pasaran. Sempat bertengger diangka Rp 8.000 hingga Rp 10.000 perkilogramnya, kini harga salah satu komoditi tersebut terpuruk diangka Rp 3.500 per kilogram.
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan permasalahan ini sudah diantisipasi dewan sejak lama. Wakil rakyat menurutnya mengeluarkan peraturan daerah (Perda) inisiatif tentang Penyanggah harga karet untuk membantu petani.
"Kita sangat mengharapkan pemda konsisten untuk merealisasikan perda Penyanggah harga karet, setelah diparipurnakan masih di mendagri. DPRD sudah berbuat untuk solusi membantu petani karet," kata Didit, Selasa (25/4/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/didit-srigusjaya-23_20170217_104650.jpg)