Sabtu, 18 April 2026

Jadikan Icon Kota Pariwisata, Sungailiat Perlu Promosi

icon Sungailiat jadi Kota Pendidikan dan Kota Pariwisata ini bukan hanya berdampak pada masyarakat lokal saja tetapi sudah

Penulis: nurhayati | Editor: Hendra
Nurhayati/Bangkapos.com
Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian ketika menerima potongan nasi tumpeng dari Bupati Bangka pada peringat HUT Kota Sungailiat ke 251, Kamis (27/4/2017) di DPRD Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu menilai Kota Sungailiat pantas jadi icon kota pendidikan dan kota pariwisata.

Menurutnya sarana pendidikan dari TK/PAUD hingga Perguruan tinggi ada di Sungailiat, sedangkan sarana pariwisata dari fasilitas hotel, akomodasi dan lainnya di sudah cukup baik dengan andalannya wisata pantai.

"Pada peringatan hari jadi Kota Sungailiat ini kita mengambil tema Sungailiat menjadi kota ramah anak, remaja serta orang tua. Sedangkan untuk icon kota pariwisata itu kita sudah mulai dengan Sungailiat Triathlon dan program Bangka Expo. Dengan membuat event-event kita bisa mempromosikan Kabupaten Bangka ke depan karena tanpa promosi pariwisata tidak bisa maju," ungkap Parulian.

Ia menilai, dari segi pendidikan bukan hanya keberhasilan dari sisi intelektual saja tetapi juga pendidikan karakter agar bisa menekan tingkat kenakalan dan kriminalitas yang dilakukan pelajar.

Kedua icon Sungailiat jadi Kota Pendidikan dan Kota Pariwisata ini bukan hanya berdampak pada masyarakat lokal saja tetapi sudah menasional.

Dia melihat disisi pariwisata setiap week end atau momen hari-hari besar seperti lebaran, Cheng Beng, Imlek dan lainnya penerbangan ke Bangka ramai.

"Penerbangan full ke Bangka dan hotel-hotel penuh," kata Parulian.

Menurutnya yang perlu diperbaiki diusia Kota Sungailiat ke 251 tahun ini untuk menunjang pariwisata adalah meningkatkan sarana transportasi dan juga penerangan di jalan-jalan.

"Jangan sampai kesannya Sungailiat kota mati," tegas Parulian.

Untuk menunjang pariwisata juga menurutnya seluruh komponen masyarakat bisa memberikan kenyamanan dan keamanan.

"Yang terakhir kita membangun pelayanan kesehatan yang menasional bukan hanya lokal tetapi pelayanan kesehatan yang bersandar nasional," kata Parulian.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved