Selasa, 2 Juni 2026

Mama Muda Ini Tak Kapok Tidur Bareng Selingkuhan

Pasangan selingkuh ini kembali digerebek oleh Polsek Melaya lantaran tengah asik berduaan di sebuah penginapan di Bali.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribun Lampung / Perdi
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JEMBRANA - Apabila cinta melekat maka tai Kucing pun terasa seperti cokelat, mungkin ungkapan inilah yang tepat bagi pasangan mesum asal Kecamatan Melaya, Dewa GS (34) dan YUL (35).

Meski sempat digerebek oleh warga beberapa waktu lalu, Kamis (30/3/2017) pukul 22.30 Wita, pasangan selingkuh ini kembali digerebek oleh Polsek Melaya lantaran tengah asik berduaan di sebuah penginapan di Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, keduanya diamankan petugas atas laporan dari suami YUL, INHN (46) asal Desa Belimbing Sari, Kecamatan Melaya.

Baca: Salip Menyalip Pacar Juga Terjadi di Dunia Sepakbola, 3 Skandal Ini Contohnya

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Melaya kemudian melangsungkan penggerebekan dan benar saja keduanya didapati tengah berada di sebuah kamar penginapan di Banjar Sumbersari, Desa Melaya. Ketika dinterogasi petugas, keduanya mengaku usai berhubungan badan.

Atas kejadian tersebut, petugas kemudian menggelandang keduanya untuk diproses lebih lanjut di Mapolsek Melaya.

Mereka diamankan dengan barang-bukti; seprai warna merah, celana dalam warna cokelat motif abu-abu dan sebuah bra warna Biru milik YUL serta 1 unit mobil Daihatsu Grand Max warna putih milik Dewa GS yang asal Desa Melaya, Kecamatan Melaya.

Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Darmita membenarkan pihaknya telah mengamankan pasangan selingkuh ini.

Berdasarkan hasil interogasi, keduanya memang sudah menjalin hubungan terlarang ini selama setahun lebih. Bahkan, sebelumnya Dewa GS dan YUL sempat diamankan warga di Desa Belimbing Sari, Kecamatan Melaya lantaran Dewa GS yang nekat melompati tembok rumah YUL ketika hendak membawa kabur pujaan hatinya tersebut.

Usai digerebek warga, kata dia, keduanya juga sempat membuat surat pernyataan di Desa setempat yang difasilitasi oleh Kepala Desa.

Namun bukannya jera, hubungan terlarang keduanya malah kian menjadi hingga akhirnya berujung pada laporan di pihak Kepolisian oleh pihak suami YUL.

"Saat ini kasusnya lanjut karena ini delik aduan, keduanya masih wajib lapor. Yang Dewa GS sudah punya 4 orang anak, dan YUL punya 2 orang anak. Mungkin keduanya sudah cinta mati, makanya tak kapok-kapok meski sempat digerebek warga dan buat surat pernyataan juga," tandas Darmita ketika dikonfirmasi Jumat kemarin.

Kejujuran Seorang Istri yang Terang-terangan Mengaku Selingkuh Berujung Maut

Seorang wanita yang bekerja sebagai buruh cuci, Siti Rohani (34) tewas mengenaskan karena dibunuh oleh suaminya sendiri, Waridin B Basar.

Aksi keji itu dilakukan Waridin di kamar kontrakan mereka di Jalan Pademangan IV gang 27 RT 06/01, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Senin (3/4/2017), sekitar 23.00 WIB.

Waridin yang sehari-hari bekerja sebagai buruh di area Pelabuhan Muara Baru itu mengaku kesal akibat ucapan sang istri yang mengaku sedang dekat dengan pria lain.

Perselingkuhan istrinya itu membuat Waridin kalap.

"Ya saya khilaf, kalap pak ketika saya bunuh si istri saya ini," kata Waridin.

"Saya sudah capek nyari kerja di area Pelabuhan Muara Baru pak. Sampai di rumah, istri saya ini cuek. Saya tahu, saya pulangnya itu seminggu sekali," dia menambahkan.

Sampai di rumah, saat itu, Waridin bertanya ke istrinya lagi dekat dengan siapa.

"Lalu, saya cecar terus dan ternyata istri saya mengakui kalau selingkuh. Dia (Siti), lagi irisin bawang di kamar. Pisaunya saya ambil, lalu saya t***k di perut. Tutup wajahnya pakai bantal, saya t****k terus sama s****t, lalu saya kabur dan kunciin istri saya dari luar," kata Waridin.

Dia menyatakan penyesalannya, lantaran sudah membunuh istrinya dengan sadis.

Usai membunuh istrinya, Waridin mengaku kabur ke Kawasan Tangerang dengan alasan sibuk mencari kerja hingga ke Pasar Baru di Jakarta Pusat.

"Usai bunuh, saya kabur ke Tangerang, lalu ke Pasar Baru. Tadinya saya mau balik ke rumah (Kosan) tapi keingat pasti istri saya yang kini sudah tewas. Ya sudah, saya ke sini saat saya perjalanan ke kosan, diam-diam. Tahu-tahu di dekat rumah polisi sudah menangkap saya," ucap Waridin kembali.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono, membenarkan apabila Waridin tega telah membunuh istrinya dengan sadis di kamar kosan yang dihuninya selama tujuh tahun itu.

Waridin yang sudah menikahi Siti sejak tahun 2002 lalu, mengatakan ketika Siti asik mengiris bawang lalu mencecar pertanyaan ke Siti terkait perselingkuhan Siti dengan pria lain.

"Waridin dipastikan mendekam di bui selama 15 tahun. Sebab, dia ini membunuh istrinya ya dengan cukup sadis. Belasan luka tusuk serta sayatan dihujani ke tubuh istrinya itu, dengan sebuah pisau dapur." sebut Kombes Pol Dwiyono.

"Pisau itu sendiri, saat itu dipakai Siti untuk mengiris bawang. Pelaku ini pun mengakui, jika kesal dengan istrinya soal perselingkuhan istrinya dengan pria lain. Lalu Waridin juga kalap membunuhnya," katanya. (Tribun Bali/Tribunnews)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved