Petani Karet Sering Dapat Tawas dan Asam Semut Gratis dari Pengepul

Petani Karet di Desa Kulur Kecamatan Lubuk Besar Bangka Tengah sering mendapatkan bahan untuk mengeraskan getah karet secara cuma-cuma

Petani Karet Sering Dapat Tawas dan Asam Semut Gratis dari Pengepul
bangkapos.com/Nordin
Imran, warga Kulur Kecamatan Lubuk Besar Bangka Tengah, Kamis (27/4/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Petani Karet di Desa Kulur Kecamatan Lubuk Besar Bangka Tengah sering mendapatkan bahan untuk mengeraskan getah karet secara cuma-cuma atau gratis.

Hal ini diungkapkan Imran (40), warga setempat. Biasanya menurut bapak yang juga aktif menjadi wakil ketua BPD ini pengepul memberikannya secara cuma-cuma.

"Kalau kita (petani karet--red) sering menjual hasil karet ke pengepul biasanya ada dikasih tawas atau asam semut, dan itu gratis," ujar Imran kepada bangkapos.com, Kamis (27/4/2017)

Hal ini juga diamini Kades Belimbing Kecamatan Lubuk Besar Suaspari. Menurutnya hal ini memang sudah menjadi kebiasaan, terlebih jika penjual karet menjadi langganan pengepul.

"Ibaratnya ucapan terimakasih kepada penjual, dan itu memang sudah lama terjadi, sebetulnya ini bagus untuk petani kami. Tetapi yang disayangkan kini harga karet sering turun terus, sekarang aja Rp 3.500-Rp 4.000," terang Suaspari.

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved