24 Koperasi di Basel Terancam Bubar

Koperasi menjadi peran dalam sektor pembanguan di daerah, selain sebagai penggerak ekonomi masyarakat

24 Koperasi di Basel Terancam Bubar
bangkapos.com/Riki Pratama
Kabid Koperasi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan usaha kecil menengah Kabupaten Basel Mulyana 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Koperasi menjadi peran dalam sektor pembanguan di daerah, selain sebagai penggerak ekonomi masyarakat, koperasi juga di bentuk sebagai wadah, dan penggerak ekonomi kerakyatan.

Keatifan dan keseriusan Koperasi saat ini sangat di butuhkan dalam penggerak ekonomi di masyarakat.

Sehingga Koperasi yang tidak aktif dan tidak jelas kepengurusanya terancam akan di bubarkan oleh Kementrian Koperasi dan usaha kecil dan menengah.

Kabid Koperasi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan usaha kecil menengah Kabupaten Basel Mulyana mengatakan bahwa di Bangka Selatan direncanakan sebanyak 24 koperasi akan di buburkan karena di rasakan sudah tidak akif dalam kegiatan usahanya.

"Awalnya rencana akan di bubarkan sebanyak 27 koperasi dari total 99 koperasi yang ada, tetapi ada tiga yang mengajukan keberatan kemudian, mereka melaksanakan rapat tahunan dan membentuk kepengurusan baru, usaha berjalan kembali, itu kemungkinan tidak kita laporkan ke pusat, jadi tinggal 24 yang akan di bubarkan,"jelas Mulyana kepada bangkapos.com, Jumat (28/4/2017)

Mulyana menambahkan bahwa, sebanyak 24 Koperasi tersebut tinggal menunggu keluarnya surat keterangan (SK) pembubaran dari Kementrian Koperasi, dimana tujuan dari pembubaran yakni untuk dan mengurangi jumlah koperasi yang tidak berjalan efektif selama ini.

"Untuk apa ada namanya saja, namun tidak aktif lagi, pengelolaanya tidak ada, kalau untuk namanya saja untuk apa,"ujarnya

Ia menambahkan peran koperasi sebagai upaya penggerak ekonomi dan bermanfaat di masyarakat, sehingga menurutnya perlu di lakukan pembinaan dan bimbingan teknis terhadap pengurus Koperasi di Bangka Selatan.

"Selama ini kita lakukan pembinaan, baik koperasi yang aktif dan tidak aktif termasuk kita berikan bimtek, kemudian kemarin juga kita baru selesai melaksanakan latihan bimbingan teknis mengenai laporan keuangan selama empat hari di ikuti 40 koperasi," ujarnya.

Penulis: Riki Pratama
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved