Terkait Korupsi BLBI, Rizal Ramli Hari Ini Diperiksa KPK

Rizal Ramli yang menggunakan jas hitam itu mengaku akan kooperatif dengan penyidik KPK.

Terkait Korupsi BLBI, Rizal Ramli Hari Ini Diperiksa KPK
TRIBUN/DANY PERMANA
Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli menyampaikan pandangannya dalam bidang ekonomi saat berkunjung ke kantor Tribun di Jakarta, Kamis (7/1/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) minggu ini mulai memeriksa saksi-saksi pada kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang menyeret mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsjad Temanggung (SAT) sebagai tersangka.

Saksi yang akan diperiksa hari ini, Selasa (2/5/2017) yakni Menteri Keuangan era Abdurahman Wahid, Rizal Ramli.

Pemeriksaan kali ini adalah penjadwalan ulang karena pada Senin (17/4/2017) lalu, Rizal Ramli tidak bisa memenuhi panggilan penyidik.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Rizal Ramli. Saat ini Rizal tengah diperiksa penyidik.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka SAT," ujar Febri.

Atas panggilan hari ini, Rizal Ramli yang menggunakan jas hitam itu mengaku akan kooperatif dengan penyidik KPK.

Dalam pemeriksaan ia akan memberikan keterangan dan pandangannya terkait kebijakan SKL BLBI.

"Saya hari ini datang ke KPK memenuhi panggilan. Pada 22 Desember 2014 lalu, saya juga pernah diminta KPK untuk menyampaikan hal yang sama tentang kebijakan BLBI. Mungkin kali ini KPK ingin lebih mendalami lagi proses dan mekanisme lahirnya kebijakan itu," ujar Rizal Ramli di KPK, Kuningan Jakarta Selatan.

Rizal Ramli mengatakan memang banyak ahli hukum yang memahami persoalan pidana, namun relatif kurang memahami lahirnya suatu kebijakan pemerintah, khususnya di sektor ekonomi.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved