Dafitri Nilai Serapan Tenaga Kerja tak Sebanding dengan Kerusakan Penambangan Bukit Kukus
Politisi PAN itu khawatir realisasi penambangan Bukit Kukus, justru membawa dampak negatif bagi Kabupaten Bangka Barat.
Penulis: Antoni Ramli | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota DPRD Bangka Barat Dafitri, menyarankan Bukit Kukus kawasan Pal 3 dan Pal 4, Desa Air Belo, Kecamatan Muntok, baiknya dijadikan kawasan destinasi wisata ketimbang ditambang.
Politisi PAN itu khawatir realisasi penambangan Bukit Kukus, justru membawa dampak negatif bagi Kabupaten Bangka Barat. Salah satunya terjadinya kerusakan alam, infrastruktur jalan dan debu.
Terlebih menurut Dafitri, serapan tenaga kerja proyek penambangan batu tersebut tidak seberapa banyak ketimbang dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat pertambangan Bukik Kukus oleh PT Lotus SG Lestari Bogor, Jawa Barat.
" lebih baik di jadikan lokasi destinasi wisata. Jalan bisa rusak, kalau kemarau debu. Apalagi janji perusahaan kemaren meyerap 100 tenaga kerja. tapi sekarang tinggal 90. Ditambah 15 orang tenaga ahli dari mereka. Berarti tinggal 75 orang. Dan itu pun pekerja kasar. Alangkah sedikitnya jika dibandingkan dengan kerusakan yang akan timbul akibat pertambangan tersebut," tegas Dafitri saat RDP di gedung Mahligai Betason DPRD Babar, Rabu (3/5/2017) siang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/walhi-dan-koalisi-gelar-ekspedisi-selamatkan-bukit-kukus_20170409_172321.jpg)