Harun Balas Dendam, Dituduh Keluarga Pencuri Parangi Fatur Hingga Tewas Mengenaskan

Fatur mengalami luka robek di kepala, pundak kiri, tangan kiri, betis kiri, punggung belakang, lengan bawah kiri, ketiak kiri,

Harun Balas Dendam, Dituduh Keluarga Pencuri Parangi Fatur Hingga Tewas Mengenaskan
nurhadi/tribunsulbar.com
Faturusi dikelilingi keluarganya saat mendapat di perawatan sebelum meninggal usai diparangi Harun. 

BANGKAPOS.COM, MAMUJU – Terjadi pembunuhan sadis di BTN Lino Maloga, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, Senin (1/5/2017) sekitar pukul 18:00 wita.

Korban bernama Faturusi alias Fatur (34), warga BTN Lino Maloga, seorang perawat, meninggal dunia usai dianiaya menggunakan senjata tajam oleh Harun (16), yang juga warga BTN Lino Maloga.

Fatur mengalami luka robek di kepala, pundak kiri, tangan kiri, betis kiri, punggung belakang, lengan bawah kiri, ketiak kiri, dan pantat kiri mengakibatkan ia meninggal dunia.

Humas Polda Sulbar, AKBP Mashura, mengatakan peristiwa dipicu sakit hati pelaku kepada korban setelah dipukul dan dicaci maki oleh korban di lapangan bola Gernas Basseang Polman, beberapa jam sebelumnya.

"Saat ini pelaku dan barang bukti sebilah parang telah diamankan di Polres Polman, sementara korban sudah dikebumikan di Dusun Paredean, Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman, Selasa siang," ujar AKBP Mashura, Selasa (2/5/17).

Keluarga korban sempat merusak dan hendak membakar rumah pelaku namun usaha tersebut berhasil digagalkan personil kepolisian dari Polres Polman.

Berikut kronologi kejadiannya berdasarkan hasil pemeriksaan Polisi :

Pada Senin tanggal (1/5/2017) sekitar pukul 16.00 wita korban dan pelaku bertemu di lapangan sepak bola Gernas Basseang, saat pelaku menonton sepak bola dan korban mendatangi pelaku kemudian mengatakan "kau yang panjat masuk ke dalam rumah ku" kemudian diikuti dengan pukulan kepada pelaku pada bagian telinga dan menendang lutut pelaku.

kemudian korban kembali mengatakan bahwa "Dasar keluarg pencuri, keturunan pencuri lalu kembali memukul pelaku pada bagian wajah, sesudah itu pelaku pulang ke rumahnya untuk membantu sodaranya memungut plastik aqua .

 Sekitar pukul 19.00 wita, pelaku mendatangi rumah korban dan sesampainya disana pelaku langsung menendang pintu samping rumah korban, lalu pelaku masuk kedalam rumah dan mencari korban dengan menggatakan  bahwa "dimanako pa Sifa".

 Saat korban lebih duluan melihat pelaku, ia langsung menendang pelaku pada bagian paha, usai ditendang, pelaku lari keluar kemudian korban mengejar pelaku tersebut,

pada saat itulah pelaku langsung memarangi korban  berulang kali dan mengenai sejumlah bagian

tubuh korban seperti kepala, tangan, perut dan,pantat hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Editor: Hendra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved