KDRT di Belitung Semarak, Istri Menahan Diri Karena Masih Sayang
Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Pulau Belitung akhir-akhir ini semakin mengemuka.
Penulis: khamelia | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Pulau Belitung akhir-akhir ini semakin mengemuka.
Kurangnya pemahaman terhadap informasi tentang upaya perlindungan terhadap korban menyebabkan banyaknya kasus KDRT dibiarkan tanpa ada solusi.
"Saat KDRT memang lagi semarak di Belitung dan Belitung Timur. Rata-rata kasus yang terjadi adalah perselingkuhan yang pada akhirnya menyebabkan adanya tindakan KDRT dari pasangan," ujar Kasub Bid Perlindungan Perempuan dan Anak, Suryati kepada bangkapos.com, Kamis (4/5), di sela acara PUSPA Serumpun Sebalai di Aston Soll Marina Bangka.
Suryati menyayangkan kebanyakan korban KDRT membiarkan saja peristiwa rumah tangga yang terjadi tanpa solusi.
"Mereka enggan melapor karena merasa masih sayang suami dan kasihan anak, inilah yang sulit, mereka menahan diri. Kami dari BP2KBPA hanya memberikan masukan serta pendampingan agar korban melakukan pembenahan diri menuju yang lebih baik, misalnya sebagai istri jangan lupa untuk mempercantik diri agar suami tidak berpaling," ujarnya.
Dengan semakin meningkatnya kasus tersebut, pihaknya kata Suryati intens melakukan upaya sosialisasi serta edukasi di Belitung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kdrt_20160805_181840.jpg)