Breaking News:

Wali Kota Ini Persilakan Pegawainya Keluar dari PNS Jika Ingin Penghasilan Lebih

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mempersilakan para pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkot Surabaya untuk segera mengundurkan diri

Editor: Alza Munzi
instagram.com/widyabambang
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mempersilakan para pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkot Surabaya untuk segera mengundurkan diri jika berharap mendapatkan penghasilan yang banyak.

Hal ini disampaikan oleh Risma dalam sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi camat dan lurah se-Surabaya, Kamis (4/5/2017).

"PNS jangan sampai tergoda dengan gratifikasi, berapa pun nilainya. Kalau berharap penghasilan lebih, silakan keluar dari PNS," kata Risma.

Sebagai pelayan masyarakat, menurut Risma, para PNS seharusnya bekerja sungguh-sungguh dan tulus. Bukan bekerja karena mengharap jabatan dan imbalan.

“Pemkot telah memberikan lebih. Tolong beri timbal balik dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Risma tidak ingin pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya terkena masalah hukum dalam hal melayani masyarakat.

Dia juga menegaskan tidak akan ragu menindak jika ada pejabat Pemkot Surabaya dari lurah, camat, atau kepala dinas yang terlibat masalah hukum dari pekerjaannya.

Direktur Gratifikasi KPK, Girih Suprapdiono, menilai, Surabaya merupakan kota yang punya komitmen untuk mewujudkan pemerintahan bersih dengan sistem e-government yang diterapkan sejak 7 tahun terakhir.

Namun, lanjut Girih, sistem saja belum cukup, karena pegawainya juga harus punya integritas, didukung pemimpin yang bagus dan memberikan contoh.

"Bu Risma adalah figur pemimpin yang bagus dan memberi contoh yang bagus," ujarnya.

Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved