Ibu Pembunuh 7 Anak Kandung dan Satu Keponakan Ini Tak Bisa Diadili

Peradilan kesehatan mental memutuskan Thaiday (kini 40 tahun) tidak bertanggung jawab atas tindakannya membunuh 7 anaknya.

Ibu Pembunuh 7 Anak Kandung dan Satu Keponakan Ini Tak Bisa Diadili
AAP: Dan Peled
Karangan bunga di taman dekat lokasi kejadian pembunuhan 8 anak-anak di daeah Manoora, Kota Cairns, Australia pada 21 Desember 2014. 

BANGKAPOS.COM - Raina Mersane Ina Thaiday, ibu yang membunuh delapan anak di sebuah rumah di Kota Cairns, Australia, 19 Desember 2014 lalu, tidak akan diadili secara pidana.

Demikian keputusan Peradilan Kesehatan Mental di Queensland yang dirilis Kamis (4/5/2017).

Wanita itu dinyatakan "tidak waras" saat menikam para korbannya.

Baca: Pamela Safitri Tumpahin Dada, Ovi Sovianti yang Minta Maaf ke Warga

Mayat empat anak laki-laki dan empat anak perempuan, yang berusia antara 2-14 tahun, ditemukan di sebuah rumah di Jalan Murray di daerah Manoora.

Raina Mersane Ina Thaiday yang juga dikenal sebagai Mersane Warria adalah ibu tujuh anak yang menjadi korban, dan tante dari satu korban lainnya, didakwa dengan pasal pembunuhan.

Namun peradilan kesehatan mental memutuskan Thaiday (kini 40 tahun) tidak bertanggung jawab atas tindakannya.

Sebab, menurut pengadilan, dia menderita episode psikotik, dipicu oleh skizofrenia yang tidak terdiagnosa.

Baca: Live Sex Digerebek, Rp 700 Ribu Untuk Tarian Bugil Plus Hubungan Intim

Keputusan pengadilan ini diambil  bulan lalu, namun baru dirilis hari ini.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved