Lima Penambang Korban Sambaran Petir Masih Trauma Usai Perawatan

Mereka yakni Edi (22), Andi (24) warga Dusun Remodong, Joko (30) dan Wanda (20) warga Dusun Penyusuk.

Lima Penambang Korban Sambaran Petir Masih Trauma Usai Perawatan
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lima pekerja tambang inkonvensional (TI) Parit Lima Belinyu, sudah pulang ke rumahnya masing-masing, Jumat (5/5/2017), setelah menjalani perawatan medis di rawat di ruang rawat Puskesmas Belinyu sejak Kamis (4/5/2017).

Mereka yakni Edi (22), Andi (24) warga Dusun Remodong, Joko (30) dan Wanda (20) warga Dusun Penyusuk. 

Namun kondisi mereka masih merasa trauma atas apa yang dialami di hari Kamis kemarin. 

Baca: 17 Pekerja Tambang Disambar Petir, Enam Alami Luka Bakar, Satu Tak Sadarkan Diri

Sedangkan Hendri (24) juga sudah pulang sehari sebelumnya, rawat inap ditempat sama.

"Edi, Andi warga Dusun Remodong, Joko dan Wanda (20), semua sudah pulang, tapi kondisi mereka ya kira-kira seperti itulah (masih trauma)," kata Amin (keluarga Edi dan Andi) warga Remodong Kelurahan Remodong Indah Kecamatan Belinyu, kepada bangkapos.com Jumat (5/5/2017).

Baca: Perahu Nelayan Dibalikan Tiga Buaya Ganas, Mang Isa Lakukan Perburuan

Diberitakan sebelumnya, 13 pekerja TI di Parit Lima, Kamis siang kemarin disambar petir, di saat mereka istirahat makan siang di kamp TI setempat.

Dari 13 pekerja TI lima diantaranya sempat menjalani rawat inap karena ada yang mengalami luka hangus dibeberapa bagian tubuhnya, ada juga yang syok berat, setelah mereka disambar petir di kamp TI Parit Lima.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved