Breaking News:

Polri Ungkap Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster ke LP Tangerang, Sayang Kasusnya Tenggelam

Keduanya juga mengaku bisa memasukkan benih lobster tersebut ke dalam lapas atas bantuan dua petugas sipir, Fikri dan Ade

Harian Warta Kota/henry lopulalan
ILUSTRASI 

BANGKAPOS.COM, TANGERANG - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri mengungkap sindikat penyelundupan benih lobster yang dikendalikan napi di Lapas Klas II Tangerang, Banten, Jumat (5/5/2017) dini hari.

Petugas menemukan barang bukti 28 ribu benih lobster di dalam lapas tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Menurut Martinus, kasus ini terungkap setelah tim Dittipiter menangkap dua kurir, Afrindan dan Adang Nego Prasetyo, yang mengendarai mobil Daihatsu Xenia silver metalik berpelat nomor P 1202 VQ, yang baru keluar dari Lapas Klas II Tangerang, pukul 01.30 WIB.

Setelah diamankan dan diinterogasi, kedua orang tersebut mengaku baru mengirim lima boks styrofoamberisi benih lobster ke dalam lapas.

Kedua kurir tersebut mengaku pengiriman hewan ilegal ke dalam lapas atas suruhan narapidana Edi Susanto alias Focen dan Kushantono.

Keduanya juga mengaku bisa memasukkan benih lobster tersebut ke dalam lapas atas bantuan dua petugas sipir, Fikri dan Ade.

Tak lama kemudian, ternyata kedua sipir yang dimaksud keluar dari lapas. Lantas, keduanya langsung ditangkap dan diinterogasi oleh petugas.

Fikri dan Ade mengakui telah membantu memasukkan benih lobster tersebut ke dalam Lapas Klas II Tangerang.

Selanjutnya, tim Dittipiter yang dipimpin Kombes Pipit Rismanto masuk ke dalam Lapas Klas II Tangerang untuk mencari benih lobster. Dan ternyata, ribuan benih lobster sudah disembunyikan di Blok F 10 lapas.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved