Heboh Jakarta Diguyur Hujan Salju, Begini Penjelasan Pihak BMKG

Penyebabnya tak lain adalah video yang sempat memperlihatkan adanya seperti mirip salju di jalanan kota Jakarta.

Heboh Jakarta Diguyur Hujan Salju, Begini Penjelasan Pihak BMKG
Instagram JktInfo
Info benda menyerupai busa atau salju mengguyur Jalan Sudirman Jakarta, Sabtu (6/5/2017) petang ternyata bohong. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Media sosial sejak Sabtu (6/5/2017) sore mendadak heboh.

Penyebabnya tak lain adalah video yang sempat memperlihatkan adanya seperti mirip salju di jalanan kota Jakarta.

Video berdurasi beberapa detik tersebut seketika menjadi viral dan menimbulkan pertanyaan, benarkah fenomena ini?

Dalam pernyataannya, Kapus Informasi BMKG, Hary Tirto Djatmiko menegaskan, hal itu ternyata hoax.

"Fenomena tersebut merupakan tumpahan busa dari truk yang lewat. Fenomena salju biasa terjadi di daerah subtropis dan kutub, jadi tidak benar berita yg beredar tersebut," ujar Hary Tirto Djatmiko.

Sebelumnya, dikabarkan cuaca yang mendung gelap dan mulai menurunkan titik-titik air hujan merupakan hal yang biasa terjadi di ibukota negara Indonesia ini.

Namun, yang terjadi pada jalan Sudirman ini tidaklah lazim, sehingga menimbulkan kehebohan di Internet.

Di jalan utama yang letaknya berada di depan gedung Ratu Plaza ini tiba-tiba diselimuti oleh gumpalan putih.

Yang jika dilihat sekilas akan terlihat seperti salju yang pekat.

Mengingat di Kota Bandung yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Jakarta juga sempat mengalami kejadian hujan es, tentunya ini menggemparkan netizen yang sedang berada di sekitar lokasi.

Foto-foto fenomena ini pun bermunculan di Twitter maupun Instagram. Apakah ini tanda-tanda kiamat dan Jakarta mulai bersalju?

Namun tidak perlu khawatir, karena ternyata ini hanya fenomena biasa. Benda putih yang dikira es salju itu ternyata hanya buih busa sabun.

Buih busa yang dikombinasikan dengan cuaca hujan membuat buih tersebut menjadi semakin tebal dan banyak.

Terutama karena terbawa oleh arus lalu lintas yang melindasnya sehingga membuat buih tersebut semakin banyak.

Tidak jelas dari mana asal buih busa tersebut, tapi kemungkinan besar buih tersebut berasal dari konstruksi yang sedang berlangsung di daerah tersebut.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved