26 Ribu Warga Miskin Babel Berhak Menikmati Listrik Subsidi, 176 Ribu Sudah Dicabut

Dari sekitar 202 ribu pelanggan 900VA di Provinsi Bangka Belitung, sekitar 26 ribu masuk dalam data warga tidak mampu

26 Ribu Warga Miskin Babel Berhak Menikmati Listrik Subsidi, 176 Ribu Sudah Dicabut
wartakota.tribunnews.com
ilustrasi KWH Meter Prabayar

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dari sekitar 202 ribu pelanggan 900VA di Provinsi Bangka Belitung, sekitar 26 ribu masuk dalam data warga tidak mampu yang masih mendapatkan subsidi. Sedangkan 176 ribu sisanya tidak mendapatkan subsidi lagi.

Deputi Humas PLN Babel, Agus Yuswanta mengatakan, sebagai konsekuensi tidak lagi diberikan subsidi, maka golongan tarif 900 VA masyarakat mampu ini akan diberlakukan kenaikan bertahap setiap dua bulan.

Tahap pertama pada 1 Januari, tahap kedua 1 Maret, dan tahap terakhir 1 Mei 2017.

Selanjutnya, mulai 1 Juli 2017, mengikuti mekanisme tarif adjustment.

"Sedangkan rumah tangga 450 VA seluruhnya masih diberikan tarif bersubsidi. Pemerintah tetap memberikan subsidi pada UMKM, bisnis kecil, industri kecil dan peruntukan sosial," jelasnya.

Sementara itu mengacu kepada Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin Khusus yang ditetapkan oleh Menteri Sosial melalui Keputusan Menteri Sosial No. 32/HUK/2016, hanya ada 4,1 juta rumah tangga rumah tangga miskin dan tidak mampu.

Terhadap 4,1 juta rumah tangga ini lah subsidi listrik diberikan melalui tarif bersubsidi.

"Sedangkan bagi rumah tangga daya 900 VA mampu lainnya, yaitu rumah tangga daya 900 VA yang tidak tercakup dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin tersebut, tidak lagi diberikan tarif bersubsidi. Rumah tangga mampu daya 900 VA ini berjumlah sekitar 19 juta pelanggan," ungkap Agus.

Penulis: khamelia
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved