Menghemat Pulsa Listrik, Asti Rela Gelap-gelapan hingga Hentikan Penggunaan Alat Elektronik

Tingginya pemotongan pulsa listrik, membuat pelanggan PLN harus pandai-pandai untuk nenghemat penggunaan pulsa listrik.

Menghemat Pulsa Listrik, Asti Rela Gelap-gelapan hingga Hentikan Penggunaan Alat Elektronik
bangkapos.com/dok
Kwh listrik yang telah digantikan dari pascabayar menjadi prabayar di rumah salah satu warga Ampera Toboali, Rabu (9/9/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tingginya pemotongan pulsa listrik, membuat pelanggan PLN harus pandai-pandai untuk nenghemat penggunaan pulsa listrik.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) Asti menyebutkan, kalay mau tidur malam, semua lampu penerangan rumah di padam habis, termasuk lampu penerangan teras rumah depan.

Sehingga kalau malam, ketika sudah tidak ada aktivitas di dalam rumah atau sudah mulai tidur semua, maka semua yang menggunakan listrik dipadamkan kecuali kulkas.

"Ya kalau malam kita gelap-gelapan. Kalau menanak nasi nggak pakai rice cooker lagi, biar menanak di kompor saja. Kalau mau makan tinggal dipanget (dipanasi) dulu," kata warga Riausilip ini kepada bangkapos.com, Selasa (9/5/2017).

Menurut Asti, alat elektronik yang tidak digunakan tidak hanya rice cooker saja, tapi setrika juga tidak digunakan lagi.

"Setrika tetap pakai, tapi tidak untuk semua pakaian, yang perlu-perlu saja, misal baju celana anak sekolah, kalau tua kayak gini nggak perlu lah, biar hemat pulsa listrik," katanya.

Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved