KSOP Minta Pihak Pro dan Kontra Menyikapi dengan Kepala Dingin Penambangan di Laut
Harlansyah mengatakan agar dalam menyikapi hal tersebut, tolong lebih saling pengertian di antara warga yang pro dan yang kontra.
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala KSOP Pangkal Balam Harlansyah menyinggung tentang polemik yang terjadi di Belinyu, tentang pro dan kontra penambangan, khususnya di Perairan Teluk Kelabat, saat menghadiri Coffee Morning Bersama yang digelar Lanal Babel di Posmat Tanjung Gudang Belinyu, Rabu (10/5/2017).
Harlansyah mengatakan agar dalam menyikapi hal tersebut, tolong lebih saling pengertian di antara warga yang pro dan yang kontra.
"Untuk memecahkan permasalahn ini seharusnya dilakukan dengan kepala dingin dan jangan mendahulukan emosi, persoalan itu bisa diselesaikan dengan cara seperti ini, musyawarah," jelas Harlansyah.
Terkait dengan aktivitas penambangan di laut Belinyu, terutama yang menggunakan Kapal Isap Produksi (KIP), disini kewenangan KSOP terhadap KIP, yakni menyangkut keselamatan pelayaran terhadap kapal saja, bukan aktivitas KIP-nya.
Kegiatan KIP juga tidak boleh mengganggu alur pelayaran, atau perlintasan kapal, meskipun hal itu belum pernah ditemukan.
Kapal harus laik laut atau layak layar, serta aspek pengawakan kapal, mengenai dokumen kapal, juga kewenangan syahbandar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/lanal-babel-gelar-coffee-morning_20170510_132156.jpg)