Selasa, 7 April 2026

Seorang Terduga Pelaku Penyerangan Novel Baswedan Ditangkap

Polisi menangkap seorang pria berinsial AL yang diduga terlibat dalam penyerangan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Editor: fitriadi
Repro/KompasTV
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dibawa dengan menggunakan kursi roda saat akan diterbangkan ke Singapura dari RS Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke rumah sakit di Singapura untuk menjalani perawatan lebih intensif usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membenarkan tim telah mengamankan seorang pria berinsial AL yang diduga terlibat dalam penyerangan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Itu baru diduga. Belum tersangka," ujar Tito, Selasa (10/5/2017) malam.

Dalam kesempatan ini, Tito menegaskan orang yang diamankan tersebut belum berstatus tersangka.

Tim masih melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap orang tersebut.

Sebelumnya, sebuah portal media online memberitakan tentang telah ditangkapnya seorang pria berinisial AL oleh tim Polda Metro Jaya.

Orang tersebut diduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

Penangkapan tersebut berdasarkan petunjuk yang diperoleh tim Polda Metro Jaya setelah menemui Novel di Singapura beberapa hari sebelumnya.

Meski begitu, orang tersebut tidak mengakui.

Penangkapan orang tersebut berdasarkan petunjuk yang diperoleh tim Polda Metro Jaya setelah menemui Novel di Singapura beberapa hari sebelumnya.

Polisi tak mempercayai bantahan AL.

Tim membawa AL untuk mengecek alibinya soal posisinya pada hari penyerangan.

Telepon genggamnya juga diperiksa untuk mengetahui transaksi komunikasi pada hari kejadian penyerangan Novel.

Diberitakan, penyidik KPK Novel Baswedan mendapat serangan air keras sepulang Salat Subuh dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017 lalu.

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga berjumlah dua orang berboncengan motor matic.

Penyerangan air keras itu sendiri membuat beberapa bagian wajah, termasuk mata, Novel terluka.

Kini, Novel dirawat di rumah sakit di Singapura.

(Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved