Marah Hampir Ditabrak, Dua Pemuda Ini Aniaya Bocah Hingga Kepalanya Benjol

Persis di tikungan jalan, sepeda motor korban hampir menabrak sepeda motor tersangka, sehingga membuat tersangka marah

Marah Hampir Ditabrak, Dua Pemuda Ini Aniaya Bocah Hingga Kepalanya Benjol
IST
Dua pemuda menganiaya anak dibawah umur yang hampir menabraknya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dua orang pemuda asal Desa Kota Kapur Kecamatan Mendobarat Bangka, inisial DV (23) bin A dan DP bin Jh (23), ditangkap, Jumat (12/5/2017).

Kedua pemuda ini diamankan Polsek Mendobarat atas tuduhan melakukan tindak penganiayaan pada bocah usia bawah umur, sebut saja nama korban, Bujang (14).
.
Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian, Jumat (12/5/2017) malam menyatakan, penangkapan keduanya terkait adanya laporan dari orangtua korban, SU alias GD (50), Warga Dusun I RT 03 Desa Kota Kapur Mendobarat Bangka.

"Waktu kejadian (penganiayaan), Kamis, Tanggal 11 Mei 2017 sekira pukul 23.00 WIB di Gg Air Bali Desa Kota Kapur," jelasnya.

Kronologis kejadian kata Sophian berawal, Kamis (11/5/2017) sekitar Pukul 23.00 WIB, ketika korban hendak pulang ke rumah, mengendarai sepeda motor motor Yamaha Jupiter Z wrna merah.

"Kebetulan saat itu korban berpapasan dengan tersangka (DV dan DP) yang juga mengendarai motor, Yamaha Jupiter Z warna hitam," katanya.

Persis di tikungan jalan, sepeda motor korban hampir menabrak sepeda motor tersangka, sehingga membuat tersangka marah dan memutar balik kendaraan, mengejar korban.

"Lalu Tersangka Dv langsung memukul mata kiri korban menggunakan tangan kosong. DV juga memukul kepala korban, dahi serta muka korban secara berulang-ulang dan diikuti Tersangka DP yang juga ikut memukul kepala korban," katanya.

Akibatnya, korban menderita luka memar, benjol di kepala hingga mengalami pusing-pusing.

Tak terima anaknya diperlakukan demikian, SU (50), orangtua korban melapor ke Polsek Mendobarat.

"Karena itu pula, Tersangka diamankan. Kedua tersangka dijerat Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, perubahan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak jo Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan," jelas Sophian.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved