Selasa, 7 April 2026

Rudal Korea Utara Bisa Terbang Hingga 2000 Km, Jadi Ancaman Serius Buat Jepang

Dalam catatan Inada, rudal tersebut adalah rudal Korea Utara pertama yang dapat melebihi ketinggian 2.000 kilometer.

Editor: Hendra
EPA/BBC
Korut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

BANGKAPOS.COM, SEOUL - Korea Utara baru saja meluncurkan rudalnya pada hari Minggu (14/5/2017) kemarin.

Aksi ini makin menambah ketegangan di semenanjung Korea, dan siap menjadi pemicu perang terbuka diantara dua Korea.

Ada dugaan sementara, rudal yang ditembakkan tersebut adalah jenis rudal balistik baru.

Baca: Sembarangan Buka Situs Jadi Saran Empuk Virus Ransomware WannaCry

Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Jepang Tomomi Inada Minggu (14/5/2017).

KIM JONG UN LIHAT RUDAL
KIM JONG UN LIHAT RUDAL (daily star)

Menurut Inada, rudal tersebut diperkirakan mencapai ketinggian lebih dari 2.000 kilometer dan meluncur selama sekitar 30 menit.

Diperkirakan rudal itu diluncurkan dari lintasan rudal pada sudut vertikal yang lebih besar dibanding biasanya sehingga rudal tersebut tidak dapat meluncur jauh secara horizontal.

Dalam catatan Inada, rudal tersebut adalah rudal Korea Utara pertama yang dapat melebihi ketinggian 2.000 kilometer.

Baca: Di Kedai Ini Presiden Jokowi Rela Antri, Bahkan Makan Pun Sambil Berdiri

Ia juga mengatakan bahwa peluncuran rudal itu adalah ancaman yang serius bagi Jepang.

Di tempat berbeda, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada mengutuk aksi peluncuran rudal Korea Utara, Minggu (14/5/2017).

Dia tegakan, tindakan Korea Utara tersebut adalah ancaman besar bagi negara dan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

Pada 12 Februari 2017 lalu, Korea Utara meluncurkan rudal Pukguksong-2, yang merupakan versi lebih canggih dan punya jangkauan lebih jauh.

Tidak lama setelahnya, Korea Selatan dan Amerika Serikat menyimpulkan bahwa peluncuran tersebut merupakan kemajuan besar karena diluncurkan dari kapal selam bergerak.

Rudal tersebut terbang sejauh 500 km dengan ketinggian 550 km. (NHK/AP/Reuters)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved