Dipercaya Punya Ilmu Hitam, Pemuda yang Cabuli Bocah hingga Tewas Terkapar Kena 6 Tembakan
Irsan alias Ican (33) pelaku pembunuhan sadis dan kejam atas korban dibawah umur bernama NF (8) akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh pihak kepolisian
BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Irsan alias Ican (33) pelaku pembunuhan sadis dan kejam atas korban dibawah umur bernama NF (8) akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh pihak kepolisian, Selasa (23/5/2017).
Sebanyak enam peluru aparat berhasil bersarang di paha, betis dan mata kaki kiri dan kanan pria yang baru seminggu keluar dari penjara tersebut.
Entah kapan dan dimana pelaku berhasil dilumpuhkan.
Namun informasi di media sosial Instagram banyak yang menyebutkan bahwa ia sudah berhasil diamankan.
Di dalam sebuah foto yang dibagikan, nampak Ican terguling lemas di sebuah tempat tidur rumah sakit usai enam peluru bersarang di kakinya.
Tertangkapnya Ican pun membuat sejumlah pengguna dunia maya yang tinggal di kawasan Kertapati lega.
Mereka kini sudah tidak cemas lagi dengan ancaman Ican yang kabarnya mencari dua perawan lagi untuk menyempurnakan ilmu hitamnya.
"Alhamdulillah la tetangkep, jadi warga Kertapati idak khawatir lagi," ujar akun @nurhalimah.
Senad,a akun @ihsan_zls memberikan apresiasi terhadap pihak kepolisian yang berhasi meringkus pelaku
"Selamat jajaran unit pidum polresta Palembang atas ungkapan kasusnya," tulisnya.
Ritual
Selain terus mencari keberadaan terduga Ican menggunakan senjata tajam, warga yang percaya pelaku memiliki ilmu hitam belut menggelar berbagai ritual sebagai penangkal.
Nampak beberapa ibu-ibu nampak membawa garam dan abu gosok kemudian menaburkan garam di sepanjang jalan yang dilalui oleh pelaku Ican.
Dengan melakukan ritual tersebut diharapkan ilmu hitam milik Ican tidak berfungsi dan luntur sehingga yang bersangkutan bisa segera ditangkap.
Kusmiati (45), warga sekitar menerangkan ritual yang digelar mereka dapatkan dari orang pintar agar ilmu dari Ican segera luntur.
Sehingga ketika akan digerebek pelaku tidak bisa kabur kemana-mana lagi.
"Biar mudah nangkapnya kata orang pintar harus taburkan garam dan abu gosok. Katanya kan dia itu punya ilmu hitam jadi kita percaya. Dengan harapan apa yang kita lakukan ini pelaku segera tertangkap," jelas Kusmiati.
Mayat bocah
Sebelumnya, warga Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sabtu (20/5/2017) petang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bocah perempuan berinisial NF (8).
Jasad korban ditemukan di dalam sebuah karung di kamar rumah milik Jamilah (50).
Mirisnya, korban tewas diduga karena mengalami kekerasan asusila.
Hal tersebut diketahui setelah ditemukan luka robek di bagian alat kelamin dan anus korban.
Bahkan di jasad NF ditemukan bercak-bercak sperma yang diduga dilakukan pelaku berinisial IC (25), yang tak lain masih merupakan tetangganya sendiri.
Berdasarkan informasi dilapangan, penemuan mayat tersebut berawal saat kakek korban membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang terkait kehilangan korban sejak kemarin.
"NP ini sudah hilang sejak satu hari lalu. Ketika dicari ditemukan di sana (TKP, red) dalam keadaan sudah meninggal dunia," ungkap Sumiati (50), warga sekitar.
Ketua RT setempat menerangkan jika penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh seorang warga.
Saat itu, warga tersebut menarik mayat korban keluar dari bawah ranjang yang berada di rumahnya.
"Warga itu mengatakan yang melakukan itu IC yang kini telah menghilang," tegas Ketua RT.
Ia menambahkan, korban NF merupakan warganya yang telah sejak lama tinggal dengan kakeknya.
Sementara orangtua NF sudah lama menetap di Batam.
"Orangtuanya ini jauh di Batam. Selama ini korban itu diasuh oleh kakeknya," bebernya.
Sementara itu, Kapolsek Kertapati, Iptu Delli Haris, mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus yang menggegerkan tersebut.
"Kita belum mengetahui dimana saja luka yang dialami korban. Saat ini petugas tengah memburu terduga pelaku pembunuhan," ujar Delli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ican_20170523_092124.jpg)