Melantunkan Adzan, Pilot Malaysia Ini Selamat Dari Tragedi Mengerikan Segitiga Bermuda

Menurut dia, ketika melalui daerah Segitiga Bermuda, kondisi sekeliling baik itu langit, lautan dan kiri kanannya putih seperti kapas

Melantunkan Adzan, Pilot Malaysia Ini Selamat Dari Tragedi Mengerikan Segitiga Bermuda
syahrilkadir.com

BANGKAPOS.COM--Bermuda Triangle atau dalam bahasa Melayu, Segitiga Bermuda merupakan wilayah di barat Samudera Atlantis yang dilingkari garis bayangan, seluas 1,140,000 km persegi (sekitar 440.000 mil persegi).

Mulai dari Pulau Bermuda ke Florida kemudian ke Puerto Rico dan berpatah kembali ke Pulau Bermuda.

Di kawasan segitiga ini terjadi banyak kehilangan kapal laut dan pesawat terbang tanpa terdeteksi.

Sebelum dikenal sebagai Bermuda Triangle atau Segitiga Bermuda dikenal dengan banyak nama.

Baca: Ajaib, Al Quran Berumur 5 Abad di Ternate Ini Tetap Utuh Ketika Rumah Pemiliknya Terbakar Habis

Diantaranya adalah Segitiga Setan, Area Kehilangan; Segitiga Maut dan lain-lain lagi.

Awan heksagonal di atas Segitiga Bermuda.
Awan heksagonal di atas Segitiga Bermuda. (mirror.co.uk)

la memperoleh nama Bermuda Triangle setelah tersiar sebuah artikel berjudul The Deadly Bermuda Triangle dalam majalah Argosy sekitar tahun 1964.

Dilansir dari, syahrilkadir.com, seorang pilot yang juga warga negara Malaysia, Kapten Dion Abu Bakar, pernah mengalami kejadian aneh di Segitiga Bermuda.

Menurut dia, ketika melalui daerah Segitiga Bermuda, kondisi sekeliling baik itu langit, lautan dan kiri kanannya putih seperti kapas.

Tiada lain yang beliau ingatkan pada waktu itu kecuali Allah dan ia melantunkan azan.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved