Breaking News:

Kisah Pria yang Diajak Polisi Foto Bareng Saat Razia Gara-gara Punya Nama Azan Magrib

Warga Desa Ringkit Kecamatan Kuranji Kabupaten Tanahbumbu Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi tenar.

Editor: Alza Munzi
Banjarmasin Post
Nama Azan Magrib jadi populer. 

Dia adalah bungsu dari empat bersaudara. Dari keempatnya, hanya Azan Magrib yang memiliki nama unik.

Orangtuanya memberi nama tersebut karena lahir tepat saat berkumandangnya Azan Magrib di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya sempat tanya sama orangtua, kenapa sih nama saya harus Azan Magrib tidak seperti kakak-kakak saya. Kata ibu saya, itu nama yang terbaik untuk kamu,” ucap ayah tiga anak yang bekerja di sebuah perusahaan itu.

Pertanyaan tersebut diungkapkannya karena sempat menjadi bahan guyonan teman-teman saat kali pertama bertemu.

Nama itu juga memberi kesan lain. Semua kakaknya meninggal saat azan magrib.

Apakah itu kebetulan atau tidak, dia tidak tahu. Dia hanya mengambil hikmah dari dengan nama itu.

Kesan lain adalah sekitar dua minggu lalu saat dia berangkat ke Samarinda untuk menjemput anaknya.

Saat itu berlangsung Operasi Patuh Intan. Dua kali dia diberhentikan polisi.

Kendati semua surat lengkap, Azan Magrib diminta turun dari mobil. Itu lantaran polisi melihat SIM dan KTP-nya.

“Wah, sampeyan ini toh yang bikin ramai media sosial. Ayo sini dulu, kita foto bareng dulu pak Azan Magrib,” ucap Azan Magrib menirukan omongan polisi. Dia hanya bisa tersenyum lebar melihat tingkah laku sang polisi. (Banjarmasin Post/hid)

Tulisan ini sudah dimuat di tribunnews.com dengan judul: Cerita Pria Bernama Azan Magrib, Bebas Razia karena Petugasnya Tahu KTP nya Viral

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved