Tarmizi Lantik Asisten, Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah

Pasalnya Marwan saat pelantikan PNS dilingkungan Pemkab Bangka pada tanggal 10 Mei 2017 lalu tak menghadiri pelantikan tersebut.

Tarmizi Lantik Asisten, Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah
IST
Bupati Bangka H Tarmizi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat melantik kembali Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Marwan Zahfari bersama tiga pejabat pengawas yakni Marlinda sebagai Kepala Puskesmas Riau Silip, Wiwik sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Umum Daerah DR Eko Maulana Ali Belinyu, dan Bunarti sebagai Kasubag Tata Usaha UPT Balai Benih Ikan Sungailiat, Selasa (30/5/2017) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat Kabupaten Bangka.

Pasalnya Marwan saat pelantikan PNS dilingkungan Pemkab Bangka pada tanggal 10 Mei 2017 lalu tak menghadiri pelantikan tersebut.

Selain itu juga bupati melantik enam orang kepala sekolah yakni Martina sebagai Kepala SDN 22 Belinyu, Juhdi sebagai Kepala SDN 15 Belinyu, Marsuryati sebagai Kepala SDN 16 Belinyu, Mardiah sebagai Kepala SDN 4 Bakam, Masrina Rulita sebagai Kepala SMPN 01 Pemali, dan Andriana Marsiati sebagai Kepala SMPN 2 Pemali.

Diakui Tarmizi, rencana pelantikan ini dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri tetapi karena kepala sekolah harus menandatangani ijazah dan masalah keuangan jadi harus dilantik segera.

"Di suasana bulan puasa ini pada hari yang baik bagi umat Islam khususnya kita laksanakan pelantikan dalam melaksanakan amanah sebagai pelayan publik," kata Tarmizi dalam sambutannya.

Dia minta kepada asisten perekonomian dan pembangunan agar menyaring semua surat sebelum ditandatangani oleh bupati, wakil bupati dan sekda. Untuk itu asisten perlu berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di bawahnya dan berkoordinasi serta berkomunikasi dengan seluruh kepala bagian.

"Asisten Perekonomian dan Pembangunan ini sentral, termasuk pelaksana kegiatan yang sekarang sudah bulan Mei memasuki bulan Juni harus segera diselesaikan termasuk masalah inflasi daerah, operasi pasar, masalah kebut-kebutan di jalan bulan puasa ini. Ini tugas pokok oleh sebab itu koordinasi semua pihak baik koordinasi horizontal sesama kita maupun, bersifat diagonal di luar kita dan koordinasi bersifat vertikal," pesan Tarmizi.

Ia mengingatkan, jika bersedia menjadi pejabat pemegang eselon maka pertama harus melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik dan kedua meningkatkan pelayanan publik.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved