Meski Didukung Jenderal, Amien Rais Tolak Dicalonkan Jadi Presiden, Ini Alasan yang Bikin Haru

Nama Amien Rais sudah tak asing lagi di Indonesia. Sosok pria kelahiran Surakarta, 26 April 1944 itu semakin terkenal ketika era reformasi pada 1998.

Meski Didukung Jenderal, Amien Rais Tolak Dicalonkan Jadi Presiden, Ini Alasan yang Bikin Haru
TRIBUN BATAM /ARGIANTO DA NUGROHO
AMIEN RAIS 

BANGKAPOS.COM - Nama Amien Rais sudah tak asing lagi di Indonesia.

Sosok pria kelahiran Surakarta, 26 April 1944 itu semakin terkenal ketika era reformasi pada 1998.

Dia dianggap sebagai motor penggerak reformasi bersama mahasiswa dan membuat Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya.

Namanya semakin populer saat terpilih sebagai Ketua MPR periode 1999-2004.

Partai Amanat Nasional adalah hasil besutannya dan menjadi Ketum PAN hingga 2005. 

Sejak kecil, Amien Rais dididik dari keluarga aktivis Muhammadiyah

Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 1968 dan lulus Sarjana Muda Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta 1969 ini menyelesaikan gelar master dari Universitas Notre Dame, Indiana pada 1974, dan gelar doktor ilmu politik dari Universitas Chicago, Illinois, Amerika Serikat.

Sepulang dari menuntut ilmu dari berbagai negara, dia mengabdi di almamaternya Universitas Gadjah Mada sebagai dosen.

Amien Rais menikah dengan Kusnasriyati Sri Rahayu.

Mereka dikaruniai lima orang anak, Ahmad Hanafi Rais, Hanum Salsabiela Rais, Ahmad Mumtaz Rais, Tasnim Fauzia, dan Ahmad Baihaqi.

Halaman
1234
Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved