Astaga, Pria Paruh Baya Ajak 2 Gadis ke Dalam Hutan dan Siap-siap Beginian yang Bikin Ngeri

Seringkali kita mendengar banyaknya kasus penculikan anak yang terjadi ketika sang anak terbujuk rayuan orang asing

Astaga, Pria Paruh Baya Ajak 2 Gadis ke Dalam Hutan dan Siap-siap Beginian yang Bikin Ngeri
Facebook/ThefreakMcDonald
Viper berhasil mengejar dan mengamankan seorang pedofil yang membujuk dua gadis kecil untuk ikut bersamanya masuk ke dalam hutan. 

BANGKAPOS.COM, SKOTLANDIA - Bagi Anda yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, tentunya pernah mengajarkan atau setidaknya memberi pesan kepada anak, agar tidak mudah percaya dengan orang asing atau orang yang tak dikenal.

Seringkali kita mendengar banyaknya kasus penculikan anak yang terjadi ketika sang anak terbujuk rayuan orang asing yang membujuknya untuk ikut bersama mereka.

Hal tersebut ternyata memang nyata adanya dan bahkan pernah terjadi di beberapa negara di seluruh dunia.

Belum lama ini, seorang pria bernama "Viper" McDonald membagikan pengalaman serupanya ketika ia berada di taman.

Viper mengatakan kalau saat itu ia bersama sang putra menyadari adanya hal mencurigakan yang saat itu tak disadari oleh warga lain di taman tersebut.

Meski sosoknya cukup 'nyentrik' karena wajahnya dipenuhi tatto, Viper ternyata bukanlah orang jahat.

Saat itu, Viper menuturkan kalaua ia berada di sebuah taman yang berlokasi di Falkirk, Skotlandia, yang juga daerah tempatnya tinggal.

Saat sedang asyik berjalan sambil menikmati pemandangan, Viper tiba-tiba melihat ada dua orang anak gadis di bawah umur.

Dua gadis ini, menurut Viper, memang ia dan putranya, Brandon, kenal karena juga tinggal di sekitar rumahnya.

Tak lama setelah melihat keberadaan dua gadis yang juga bermain di taman tersebut, Viper mengatakan kalau ia melihat seorang pria baya berusia sekitar 50 tahunan datang ke taman tersebut sembari bersepeda.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved