Asyik THR Cair, Tapi Malah Bingung Kelola Keuangannya, Begini Triknya Agar Kantong Tak Jebol
Berbicara soal lebaran, bagi para pekerja swasta dan PNS tentunya tidak lepas dari tunjangan hari raya (THR).
Penulis: Alza Munzi | Editor: Alza Munzi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tak terasa, puasa sudah memasuki sepuluh hari pertama bulan Ramadhan.
Tidak sampai tiga pekan lagi, umat muslim akan merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1438 H.
Berbicara soal lebaran, bagi para pekerja swasta dan PNS tentunya tidak lepas dari tunjangan hari raya (THR).
Bagi PNS, juga menerima THR ditambah tunjangan gaji 13.
Nah, lebaran tahun ini bertepatan dengan tahun ajaran baru anak-anak sekolah.
Menggunakan uang secara bijak akan memberikan manfaat bagi Anda sekeluarga.
Melda misalnya, pegawai negeri berusia 35 tahun ini bersyukur bakal menerima THR dan gaji 13.
"Yang penting ditabung dulu, terus bagi-bagi untuk lebaran, anak sekolah dan liburan," kata ibu dua orang anak ini, Minggu (4/6/2017).
Suaminya, juga seorang karyawan swasta bakal menerima gaji plus THR pada bulan Juni ini.
Pasalnya, hari lebaran tidak jauh dari gaji bulanan yang diberikan perusahaan.
Meski diguyur banyak uang bulan ini, Imelda justru mengaku bingung.
Pasalnya, masih banyak kebutuhan lain yang menguras keuangannya seiring cairnya THR.
Ternyata, bukan hanya Imelda saja yang menghadapi persoalan saat menerima THR.
Alih-alih menabung, pengelolaan uang THR yang kurang tepat, malah akan menombok kekurangan karena terlalu banyak dikeluarkan.
Menyikapi hal itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan pegawai saat menerima THR.
Dikutip dari kompas.com, berikut ini adalah kiat mengelola THR dengan cukup maksimal:
1. Rencanakan Anggaran
Sebelum dan sesudah menerima Uang THR anda sebaiknya membuat anggaran khusus untuk pengeluaran yang memang perlu selama Ramadhan hingga menjelang hari raya nanti.
Pengeluaran yang biasanya dilakukan menjelang hari raya ini seperti membayar zakat, bersedekah, serta membeli makanan dan minuman selama Ramadhan dan untuk hari raya nanti.
Anggarkan berapa uang yang akan dikeluarkan untuk hal-hal penting tersebut.
Anggarkan juga pengeluaran untuk pembagian THR kepada saudara-saudara anda (jika terbiasa melakukan ini).
2. Tentukan Skala Prioritas
Setelah membuat anggaran, Anda prioritaskan, mana yang menjadi kewajiban yang harus segera dibayarkan dan mana yang biasa dicicil pengeluarannya.
Seperti membeli makanan dan minuman untuk kebutuhan sehari-hari.
3. Jangan Lupa Untuk Membayar Hutang
Jika sebelumnya anda memiliki utang, masukan pelunasan hutang ini kepada prioritas anda dengan urutan sebelum membeli kebutuhan sehari-hari.
Karena adanya utang juga merupakan kewajiban yang harus segera dilunasi, jadi harus lebih diprioritaskan sebelum anda membelanjakan uang untuk keperluan lainnya.
4. Berikan THR Kepada Orang yang Bekerja untuk Anda
Misalnya memberikan THR juga pada Asisten Rumah Tangga anda di rumah, sebelum dia juga pergi mudik ke kampung halamannya.
Atau bagi Anda yang mencuci pakaian melalui usaha laundry, segera lunasi tagihan yang menumpuk.
Berikan hak sesuai dengan kerja keras yang dilakukannya untuk keluarga Anda.
5. Jangan Menggunakan Kartu Kredit
Saat menjelang hari raya, memang akan banyak penawaran menarik dari berbagai produk yang menarik perhatian kita.
Salah satunya adalah promo dengan kartu kredit.
Namun, sebaiknya anda tidak tergiur untuk berbelanja produk hari raya dengan kartu kredit, karena nantinya tentu anda akan menerima tagihan pembayaran, dan anda tetap mengeluarkan uang untuk pelunasan setiap bulannya.
Bukannya tabungan anda bertambah, malah akan berkurang karena harus membayar cicilan hutang kartu kredit.
6. Maksimalkan Tabungan dan Investasi
Walaupun bulan Ramadhan dan juga menjelang hari raya tampak seperti hari yang bahagia dan banyak liburnya, namun, anda harus tetap mawas diri untuk tidak lupa berhemat dan tetap menabung atau berinvestasi seperti sebelumnya.
Pengeluaran anda memang akan lebih besar pada bulan istimewa ini, namun jika anda menganggarkannya dengan baik.
Jelas semuanya akan berjalan teratur, termasuk tabungan yang anda kelola juga akan tetap terpenuhi untuk kebutuhan di masa yang akan datang.
Ada juga tips lain cara mengelola uang THR dari perencana Keuangan ZAP Finance Prita Hapsari Ghonzie yakni:
Pertama adalah keluarkan 5 persen untuk zakat
Berapapun penghasilan, zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dikeluarkan.
Lebihkan membayar zakat dan sedekah agar harta yang dimiliki lebih berkah.
Kedua yaitu Present Consumption 60 persen untuk urusan lebaran
Jangan mencampuradukan urusan Lebaran dengan urusan makan sahur serta dengan buka puasa selama Ramadhan.
Untuk belanja Ramadhan, harus diambil dari gaji bulanan. Sedangkan THR bisa di gunakan untuk hidangan lebaran, hantaran kue, angpao keponakan atau sanak saudara dan lainnya.
Ketiga adalah 15 persen untuk asuransi sebagai Dana Darurat
THR baik juga untuk dana darurat sebagai cadangan apabila pengeluaran selama lebaran bocor sehingga tidak terjadi hutang
Keempat, persiapan untuk hari raya selanjutnya yaitu untuk Hari Raya Idul Adha
Anda harus ingat bahwa beberapa bulan setelah lebaran, kita akan menyambut dan merayakan Idul Adha.
Jangan lupa bahwa ada pengeluaran untuk Qurban yang tidak diikuti dengan tunjangan Idul Adha.
Kelima 10 persen untuk investasi
Baiknya Anda harus memiliki sisa uang THR yang bisa digunakan untuk Investasi.
Masih menginginkan pensiun enak kan? Makanya jangan dihabiskan semua THR-nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/meme-thr_20160622_173644.jpg)