Ini Saran Todung Mulya Lubis untuk Atasi Penebar Kebencian

Kebenaran seseorang melakukan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, fitnah maupun penistaan agama, bisa dibuktikan melaui porses hukum.

Ini Saran Todung Mulya Lubis untuk Atasi Penebar Kebencian
Tribunnews.com/ Nurmulia Rekso Purnomo
Advokat senior Todung Mulya Lubis 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kebenaran seseorang melakukan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, fitnah maupun penistaan agama, bisa dibuktikan melaui porses hukum.

Advokat senior Todung Mulya Lubis mengatakan untuk mengatasi orang-orang yang menebar kebencian, fitnah dan sebagainya tidak bisa dilakukan dengan cara persekusi.

 "Itu kan harus diinvestigasi, kalau memang ada pelanggaran, harus ada proses hukum," ujar Todung di Restoran Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Minggu (4/6/2017).

Hukum yang ada di Indonesia sudah cukup mengakomodir tindakan-tindakan yang berkaitan dengan ujaran kebencian, pencemaran nama baik, hingga penistaan agama.

Masyarakat yang merasa menemukan indikasi tindakan tersebut, bisa mengumpulkan bukti, dan melaporkannya ke penegak hukum.

Ia setuju bila pihak Kepolisian serta pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengambil tindakan tegas pelaku dan akun meda sosial yang senang melakukan fitnah dan sebagainya.

Selain itu, masyarakat juga perlu bijak dalam bergiat di dunia maya.

Di era moderen ini informasi datang begitu derasnya, semua orang harus bijak dalam menentukan mana yang pantas dan mana yang tidak pantas untuk diunggah.

"Perlu ada disiplin terhadap pengguna media sosial, mesti tahu mana yang bisa disebarkan, mana yang tidak mesti disebarkan, mana yang bisa diunggah dan mana yang tidak bisa," katanya.

Persekusi yang terjadi saat ini, terhadap orang-orang yang oleh kelompok tertentu diduga melakukan penghinaan terhadap Islam, ulama dan termasuk Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shibab atau yang dipanggil Habib Rizieq.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved