Penyumbang 28 Kg Emas di Puncak Monas Ini Dipenjara, Seluruh Usaha dan Kekayaannya Disita Orde Baru

Dari 38 kilogram emas di puncak Monas, Teuku Markam menyumbangkan emas seberat 28 kilogram emas.

Penyumbang 28 Kg Emas di Puncak Monas Ini Dipenjara, Seluruh Usaha dan Kekayaannya Disita Orde Baru
Teuku Markam 

BANGKAPOS.COM - Sebagian masyarakat tentunya sudah tidak asing dengan Monumen Nasional (Monas).

Monas berdiri tegak di tengah-tengah Lapangan Merdeka, Jakarta Pusat.

Pembangunan Monas mulai dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1961.

Lalu pada tanggal 12 Juli 1975 Monas mulai dibuka untuk umum.

Baca: Rizieq Tunda Kepulangan ke Indonesia

Monas memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki.

Monumen tersebut memang terbilang unik jika dibandingkan dengan monumen atau tugu sejenisnya yang ada di kota lain.

Sebab, di puncak monumen tersebut terdapat bongkahan emas berbentuk kobaran api.

Bongkahan emas tersebut memiliki berat sekitar 38 kilogram.

Emas itu melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved