Remaja Tanggung Terkapar Bersimbah Darah Ditusuk Sekelompok Pemuda

di tengah perjalanan atau tepatnya di ujung jalan desa setempat korban menyaksikan ada kumpulan remaja sedang ribut

Remaja Tanggung Terkapar Bersimbah Darah Ditusuk Sekelompok Pemuda
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA --Pertikaian antar pemuda hingga berujung terjadi pertumpahan darah baru-baru ini terjadi di wilayah hukum Polsek Mendo Barat dan sempat menjadi sorotan sebagian besar masyarakat di wilayah Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka.

Peristiwa berdarah hingga mengakibatkan seorang remaja usia tanggung, Andari (16) asal Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka malah menjadi korban penganiayaan sekelompok pemuda.

Informasi yang berhasil dihimpun bangkapos.com dari sejumlah warga menyebutkan jika peristiwa perkelahian antar remaja itu, terjadi Kamis (8/6/2017) malam sekitar pukul 23.00 WIB tepatnya di depan sebuah toko ujung desa Cengkong Abang.

Saat itu korban (Andri), remaja tanggung putus sekolah bermaksud hendak pulang ke kediamannya di Desa Cengkong Abang, Mendo Barat namun di tengah perjalanan atau tepatnya di ujung jalan desa setempat korban menyaksikan ada kumpulan remaja sedang ribut dan saat itu korban berusaha melerai keributan yang sedang terjadi.

Namun tanpa disangkanya tiba-tiba dirasakanya benda tajam telah bersarang di bagian perutnya saat kejadian malam itu. Seketika itu pula korban langsung tersungkur jatuh ke tanah dengan tubuh bersimbah darah.

Menyaksikan korban tak berdaya di atas tanah, para pelaku pun seketika itu pula langsung kabur meninggalkan korban dalam kondisi tak berdaya dan bersimbah darah.

Untunglah saat kejadian ada warga yang mengetahui, selanjutnya warga pun langsung bergegas berusaha menyelamatkan korban yang sejak tadi diduga sempat tak sadarkan diri.

"Saya juga terkejut sebab sudah tengah malam kejadiannya dan malam itu adik saya yang jadi korban (Andari--red) langsung dibawa ke rumah sakit di Kota Pangkalpinang," kata kakak kandung korban, Dedi Haryadi (30), Minggu (11/6/2017).

Dua pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setempat (Polsek Mendo Barat) . Satu pelaku lainnya melarikan diri.  

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved