Teroris Marawi Perlakukan Warga Secara Keji

Para teroris itu tak segan membunuh warga yang tepergok hendak melarikan diri dari kawasan Marawi Filipina.

Teroris Marawi Perlakukan Warga Secara Keji
EPA VIA DEUTSCHE WELLE
Pasukan Filipina mengintai markas kelompok militan Maute di pulau Mindanao, Filipina 

BANGKAPOS.COM, MARAWI - Kelompok teroris yang kini menduduki sebagian wilayah Marawi, Filipina Selatan, menjajah warga sipil di sekitar mereka.

Para teroris itu tak segan membunuh warga yang tepergok hendak melarikan diri dari kawasan tersebut.

Sementara, di lain sisi, para teroris itu pun menggunakan warga sipil sebagai pelayan dan juru masak.

Fakta ini dibeberkan otoritas Filipina kepada media, seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (13/6/2017).

Baca: Panglima TNI: Kekuatan Kelompok ISIS Marawi Berpotensi Masuk Indonesia

Diperkirakan, ada sekitar 1.000 orang masih terjebak di bagian kota Marawi yang dikendalikan oleh teroris.

Kondisi itu terjadi setelah sekitar tiga minggu konflik bersenjata pecah di kawasan itu.

Pasukan teroris masih memberikan perlawanan terhadap serangan yang dilancarkan militer Filipina yang didukung pasukan Amerika Serikat.

Pengeboman terjadi tanpa henti di daerah permukiman di Marawi di mana para teroris bersembunyi.

Pihak berwenang mengatakan, diperkirakan ada 400 teroris bersenjata yang masih bertahan di sana, dan menggunakan warga sipil sebagai tameng dan juga budak.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved