Kepepet Butuh Uang, Petani Terpaksa Jual Lada Meski Harganya Murah

dalam situasi harga sahang yang terus turun ini, petani terpaksa menjual sahangnya dengan melihat kebutuhan

Kepepet Butuh Uang, Petani Terpaksa Jual Lada Meski Harganya Murah
ist
Kebun sahang di Desa Pangkalniur Kecamatan Riausilip.

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga sahang atau lada kini membuat petani menjadi serba repot.

Mau dijual harganya murah, tidak dijual petani butuh uang.

Warga Riausilip, Nur menyebutkan, dalam situasi harga sahang yang terus turun ini, petani terpaksa menjual sahangnya dengan melihat kebutuhan.

"Kalau lagi nggak ada perlu ya ngapain jual sahang, kalau harga sahang terus turun begini," kata Nur kepada bangkapos.com Jumat (16/6/2017).

Petani lainnya Mamat menuturkan, biar mau dekat lebaran, tapi belum mau jual sahangnya

"Gampangnya sekarang, kalau kepepet bener baru jual sahang, tapi kalau nggak ada yang mendesak, ya lebih baik di simpan," Mamat.

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved