Pantang Menyerah, Inilah Panzer Division Totenkopf, Pasukan Tank Berani Mati Nazi Jerman

Sebagai pasukan tempur yang memakai lambang tengkorak dan itu berarti berani berperang sampai mati

Pantang Menyerah, Inilah Panzer Division Totenkopf, Pasukan Tank Berani Mati Nazi Jerman
Warhistoryonline
Pasukan berani mati Nazi Jerman 

BANGKAPOS.COM-- Salah satu Divisi yang menjadi andalan Waffen SS adalah SS-Panzer Division Totenkopf atau juga dikenal sebagai 3. SS Panzergrenadier-Division Totenkopf serta 3.SS Panzer-Division Totenkopf.

Divisi panser yang memakai lambang tengkorak (Totenkopf) ini dibentuk pada bulan Oktober 1939 dan para personil pasukannya mayoritas berasal dari penjaga kamp konsentrasi.

Satuan yang kemudian bergabung dengan Totenkopf adalah 1st, 2nd, 3rd, Standarten dari unit SS-Totenkopfverbande.

Pasukan Division Totenkopf yang dalam misi tempurnya bertarung secara fanatik menggunakan persenjataan rampasan dari Chekoslovakia dan dikomandani oleh SS-Obergruppenfuhrer Theodor Eicke.

Seperti divisi Waffen SS lainnya, Totenkopf terlibat pertempuran di berbagai medan dan para pasukannya dikenal sebagai prajurit brutal serta kejam.

Salah satu kekejaman Totenkopf adalah aksi pembantaian terhadap 99 personil tentara Inggris dari Royal Norfolk Regiment yang sudah menyatakan menyerah.

Pembantaian berlangsung di Le Paradis, Perancis, tempat markas 4th Kompanie I Abteilung yang saat itu dikomandani oleh SS-Oberstrumfuhrer Fritz Knochlein.

Sebagai pasukan tempur yang memakai lambang tengkorak dan itu berarti berani berperang sampai mati, prajurit Totenkopf membuktikan prinsip itu ketika menyerbu Rusia (Operation Barbarossa).

Pada pertempuran yang berlangsung di kawasan Demjank Pocket pasukan (April 1941) pasukan Totenkopf yang terkepung mengalami kerugian besar karena lebih dari 50% prajuritnya tewas.

Dengan pasukan yang tersisa, sekitar 120 orang, komandan Totenkopf SS-Hauptstrumfuhrer Erwin Mejerdress membangun kekuatan baru dan berhasil memecah kepungan musuh.

Halaman
12
Editor: tidakada016
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved