Tentara Kanada Pecah Rekor Tembak Teroris ISIS dari Jarak 3,4 Km, Ini Senjata yang Digunakan

Seorang penembak jitu menembak mati seorang pejuang ISIS dari jarak 2,14 mil atau 3,443 km.

Tentara Kanada Pecah Rekor Tembak Teroris ISIS dari Jarak 3,4 Km, Ini Senjata yang Digunakan
AFP
Tim penembak jitu Kanada melawan teroris ISIS di Irak baru-baru ini. 

BANGKAPOS.COM - Seorang penembak jitu menembak mati seorang pejuang ISIS dari jarak 2,14 mil atau 3,443 km.

Keberhasilan itu masuk dalam tembakan mematikan terjauh yang pernah dikonfirmasi sebelumnya.

Sekadar gambaran, jarak tembakan yang ditempuh adalah serupa antara Big Ben di Westminster dan The Shard skyscraper di London Bridge.

Tim Gabungan Kanada berada di puncak sebuah menara bertingkat tinggi di Irak saat dia mencapai prestasi yang luar biasa itu.

Dia menggunakan senapan McMillan TAC-50 untuk mencapai target teroris 11.319 kaki atau 3.450 meter jauhnya.

Peluru dari senjata tersebut melesat dalam waktu 10 detik hingga mencapai target. 

Ini jarak tembakan yang pernah dicapai.
Ini jarak tembakan yang pernah dicapai. (mirror.co.uk)

Tembakan tersebut dikatakan telah diverifikasi secara independen oleh kamera video dan data lainnya.

Orang dalam militer mengatakan kepada Globe and Mail, "Ini adalah prestasi yang luar biasa.

"Tembakan tersebut benar-benar mengganggu serangan Daesh (Negara Islam) terhadap pasukan keamanan Irak."

"Alih-alih menjatuhkan bom yang berpotensi membunuh warga sipil di daerah tersebut, ini adalah aplikasi yang sangat tepat untuk kekuatan dan karena sejauh ini, orang-orang jahat tidak memiliki petunjuk tentang apa yang terjadi."

Rekor sebelumnya dicapai penembak jitu Brit Craig Harrison, kata situs itu.

Menggunakan 338 lapua Magnum, senapan tersebut menjangkau jarak 8.120 kaki (1.54 mil).

Ia membunuh seorang tentara Taliban di tahun 2009.

Pasukan rahasia khusus JTF2 melatih pasukan Kurdi saat bertugas melawan terorisme, operasi penembak jitu dan penyelamatan sandera.

Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved