Kemas Danial : Perkara LPDB Itu Perkara Perdata

Sebenarnya perkara dana LPDB itu perkara perdata. Saya juga bingung perkara ini kok malah digiring ke pidana

Kemas Danial : Perkara LPDB Itu Perkara Perdata
Bangkapos/Ryan Agusta
Danial saat mengelar konferensi pers di hadapan wartawan di gedung Kejati Babel. 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Direktur Utama Lembaga Pengembangan Dana Bergulir (LPDB) Koperasi & Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Kementerian Koperasi, Usaha Kecil & Menengah RI, Ir Kemas Danial MM mengatakan perkara dana kucuran LPDB yang disalurkan pihaknya kepada CV Biliton Makmur, di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung tahun anggaran 2013 itu sesungguhnya perkara perdata meski kini sedang ditangani pihak KejaksaanTinggi provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel).

"Sebenarnya perkara dana LPDB itu perkara perdata. Saya juga bingung perkara ini kok malah digiring ke pidana?," kata Danial saat dihubungi kembali oleh bangkapos.com, Senin (3/7/2017) siang melalui nomor ponselnya.

Alasannya lantaran dianggapnya Suwedi alias Awe selaku direktur CV Biliton Makmur (kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kejaksaan) sebelumnya telah memberikan jaminan kepada pihak LPDB terkait pinjaman dana senilai Rp 2 miliar tersebut.

"Pihak perusahaan itu kan ada jaminannya. Nah rencananya kita sendiri akan
menyelesaikannya secara perdata," terang Danial saat ini dikabarkan bakal ikut mencalonkan diri bupati Bangka 2018 mendatang.

Tak cuma itu, ia sendiri mengaku sampai saat ini tak habis pikir lantaran persoalan dana kucuran yang disalurkan oleh pihaknya (LPDB) 2013 kepada CV Biliton Makmur justru kini jadi perkara pidana, padahal menurutnya lagi justeru masalah tersebut sama sekali tidak ada kerugian keuangan negara.

"Jaminannya kan ada dan lagi kan tidak kerugian keuangan negaranya," katanya. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved