Menelisik Pesawat Pembunuh MiG-21 untuk Lawan Belanda di Papua, Tapi Tak Pernah Digunakan

Meski kedigdayaannya telah padam setengah abad lalu, legenda MiG-21 masih hidup sampai sekarang.

Menelisik Pesawat Pembunuh MiG-21 untuk Lawan Belanda di Papua, Tapi Tak Pernah Digunakan
net
Dirancang untuk membunuh pembom B-52, MiG-21 ternyata juga sanggup menumbangkan F-4 Phantom II. 

BANGKAPOS.COM - Meski kedigdayaannya telah padam setengah abad lalu, legenda MiG-21 masih hidup sampai sekarang.

Tidak hanya di berbagai negara, tapi juga di Indonesia.

Para pengagumnya tak hanya memburu kisah-kisah pertempurannya, tapi juga cerita dari jet-jet ini yang “masuk” laboratorium untuk dipelajari keunggulannya.

Seperti juga dilakukan di Amerika, enjinir Indonesia diam-diam ikut membedah kekhasan maupun keunggulannya.

Setidaknya hal inilah yang dicatat Angkasa setelah beberapa kali berkunjung ke Laboratorium Fakuktas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB, Bandung, Jawa Barat.

Di sana ada satu unit MiG-21 yang pernah memperkuat AURI (kini TNI AU) yang khusus dibeli untuk mengusir Belanda dari Irian Barat.

Pencegat bernomor 2158 ini dihibahkan pada 1973 khusus untuk didedikasikan sebagai alat peraga dalam berbagai mata kuliah di FTMD.

Bagi Angkasa, ada satu fakta yang amat mengejutkan dari warisan berharga ini.

“Pesawat ini baru dipakai terbang 10 jam!” Demikian tertulis dalam Buku Emas 50 Tahun Program Aeronautika/Astronautika ITB (2012).

Kenapa AURI menghibahkannya kepada ITB?

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Angkasa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved