Menelisik Pesawat Pembunuh MiG-21 untuk Lawan Belanda di Papua, Tapi Tak Pernah Digunakan

Meski kedigdayaannya telah padam setengah abad lalu, legenda MiG-21 masih hidup sampai sekarang.

Menelisik Pesawat Pembunuh MiG-21 untuk Lawan Belanda di Papua, Tapi Tak Pernah Digunakan
net
Dirancang untuk membunuh pembom B-52, MiG-21 ternyata juga sanggup menumbangkan F-4 Phantom II. 

Puluhan jet-jet ini rontok di medan pertempuran Timur Tengah dan Vietnam.

“MiG-21 sangat sulit diantisipasi. Bahkan meski kemunculannya datang dari depan. Ia baru tampak dalam jarak dua mil, namun sudah dalam jarak yang sangat mematikan,” aku seorang penerbang F-4 Phantom II AU AS yang pernah berhadapan dengan jet ini di ajang Perang Vietnam.

mig-21
MiG-21 AURI bernomor 2158 yang kini jadi alat peraga keilmuan aeronotika di FTMD, ITB. Sumber gambar: Adrianus Darmawan

Hal inilah yang memancing ilmuwan AS untuk bisa membedah keunggulan sekaligus kelemahannya.

Dari sejumlah dokumen yang kerahasiannya telah dibuka, akhirnya terungkap AS pernah “mencuri” beberapa untuk dipelajari dalam program berkode Have Drill, Have Doughnut, dan Have Ferry.

Pesawat bahkan pernah dilawantandingkan dengan jet-jet AS di Area 51, laboratorium AU AS yang amat dirahasiakan di Gurun Nevada.

Dari program-program itu, akhirnya kelemahan sang legenda terbongkar.

Salah satunya di antaranya ada pada celah bidik sasaran atau gunsight.

Meski musuh sudah masuk dalam gunsight, penerbangnya tak serta-merta bisa mebidiknya dengan jelas.

Bayangan di gunsight bahkan sering tiba-tiba menghilang.

Dalam doghfight jarak dekat, kestabilannya juga sering terganggu.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Angkasa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved