Dukcapil Bangka Siapkan Aturan Untuk Warga Pendatang

Usai lebaran, biasanya banyak masyarakat datang untuk bekerja atau menetap di daerah lain.

Dukcapil Bangka Siapkan Aturan Untuk Warga Pendatang
IST
Agus Supriatna 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Usai lebaran, biasanya banyak masyarakat datang untuk bekerja atau menetap di daerah lain.

Selain mengikut kerabat untuk mencari pekerjaan baru, banyak juga yang mencoba mencari hal yang baru untuk mengadu nasib.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bangka melalui Kabid Kependudukan, Agus Supriatna, sekarang ini mengenai pendatang telah ada aturan yang menetapkan, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 tahun 2015 tentang pendataan penduduk nonpermanen.

"Kita mendata penduduk melalui desa atau kelurahan, pendatang yang datang dan bersifat sementara karena suatu hal seperti pendidikan, tugas belajar, kunjungan keluarga" ungkap Agus, Selasa (4/7/17) di Sungailiat.

Dikatakan Agus, untuk penduduk non permanen, pihak dari Dukcapil akan mengeluarkan surat keterangan tinggal sementara selama tiga bulan.

"Kita akan menyiapkan petugasnya, karena ini merupakan aturan baru karena belum seluruh masyarakat mengetahuinya, selama ini banyak yang malas melapor," jelasnya.

Agus menambahkan, dalam aturan ini, telah dipersiapkan formulir-formulir untuk mempermudahkan mereka dalam berkunjung.

Sementara bagi penduduk yang tinggal lebih dari tiga bulan, Agus menyarankan untuk melakukan pindah jiwa atau domisili.

"Kita sarankan untuk pindah jiwa, karena kita harus tertib administrasi kependudukan, kalau tertib, insyaallah semuanya lancar dan hidup juga tenang, karena jika ada dokumen lengkap, segala urusannya akan mudah," ujarnya.

Dijelaskannya, dengan tertib administrasi seperti dokumen kependudukan diharapkan penduduk yang mempunyai dokumen kependudukan yang resmi sesuai dengan tempat tinggalnya, akan mempermudah penduduk mendapatkan fasilitas yang diberikan pemerintah.

"Kalau di Kabupaten Bangka, kita ada program - program yang mendapatkan kemudahan seperti mendapatkan santunan kematian, fasilitas kesehatan yang gratis, akta kelahiran dan kematian gratis, dan lain sebagainya, namun harus mempunyai dokumen kependudukan sepeti KTP Bangka, dan lainnya, jadi kalau yang belum ada, segera diurusin, karena hal tersebut merupakan identitas untuk mempermudah kita dalam pengurusan banyak hal," katanya.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved