Jumat, 10 April 2026

Herman CH Minta Pemda Tak Berlama-Lama Atasi Banjir di Belinyu

untuk mengatasi agar banjir tidak terulang dengan adanya pelebaran jalan nasional,

Penulis: nurhayati | Editor: Hendra
istimewa
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Herman CH bersama Camat Belinyu Asli, saat memantau banjir yang terjadi di Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Selasa (4/7/2017) lalu 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA --Kondisi pasca banjir di Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Senin (3/7/2017) lalu, saat ini sudah kembali normal dimana aliran air sudah surut dan tidak terjadi luapan lagi.

Beberapa titik-titik banjir seperti di Air Culai, Depan Lurah Air Jukung, Kampung Gudang arah Berok, Jalan Bakti, Gereja Pom Buci, Jalan Bakti (Jembatan Trem) dan Air Mungkus Padang Lalang kondisi aliran air disana sudah normal

Diakui Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Herman CH untuk mengatasi agar banjir tidak terulang dengan adanya pelebaran jalan nasional, otomatis di kiri kanan jalan juga di bangun siring pasangan.

Dengan demikian membuat konsentrasi pembuangan atau aliran air fokus ke suatu titik pembuangan atau aliran tadi.

"Seperti hasil peninjauan langsung di titik Air Culai, Air Trem, Air Busen dan beberapa aliran anak sungai lainnya sepanjang jalan menuju ke Tanjung Gudang yang mana infrastruktur aliran ini memang wilayah kerja Pemkab Bangka yangg pada saat ini tidak memungkinkan lagi menampung aliran air dari jalan nasional ini menuju ke DAS. Seperti Sungai Berok, Air Jukung, Sungai Wak Bah, Sungai Bunting dan lain-lain sehingga menurut hemat saya ini harus di tata ulang, di peta ulang dan di evaluasi yg sudah ada ini sehingga tidak menyebabkan luapan air lagi di waktu-waktu mendatang apalagi pada saat musim barat dimana air laut pasang," jelas Herman CH kepada bangkapis.com, Kamis (6/7/2017).

Politisi dari Partai Hanura ini meminta agar pemerintah daerah menyikapi hal ini dengan cepat dan tidak berlama-lama.

Pasalnya biasanya bulan September hingga Januari itu musim barat atau kondisi air laut pasang agak tinggi.

Dia mengimbau bagi masyarakat tetap bersabar karena proses pembangunan masih berlangsung.

"Sekarang belum rapi lah. Mudah-mudahan satker jalan basional dan pemda tetep selalu berkoordinasi," harap Herman CH.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved