Raditya Dika Bongkar Tips Jadi Kreator Handal: "Ide Itu Dari Kegelisahan"

Raditya yang mengenakan busana bergaya casual dengan kaos lengan panjang dan topi sebagai ciri khasnya.

Raditya Dika Bongkar Tips Jadi Kreator Handal:
bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
Raditya Dika dalam acara "Bekisah Kek Raditya Dika" Active, Creative and Positive Talkshow di Bangka City Hotel, Sabtu (8/7) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kehadiran penulis dan komika Raditya Dika dalam peringatan ulang tahun ketiga Stand Up Indo Pangkalpinang, Sabtu malam (8/7) menarik tiga ratus penonton dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, kreator dan komunitas Stand Up Comedy di Pulau Bangka.

Dalam acara bertema "Bekisah Kek Raditya Dika" Active, Creative and Positive Talkshow, yang dimulai pukul 20.00 WIB di Bangka City Hotel, Raditya yang mengenakan busana bergaya casual dengan kaos lengan panjang dan topi sebagai ciri khasnya.

Selama 1,5 jam berbagai kisah inspiratif mengenai dunia kreatif di media sosial. Penulis buku Kambing Jantan ini juga mengaku ikut mengamati keberadaan akun gosip di media sosial yang berhasil menyedot perhatian masyarakat.

"Kalau mau jadi film maker, stand up komedian atau apapun jangan jadi yang paling lucu, tapi jadilah yang paling beda. Jaman dulu judul buku keren-keren sehingga gue merasa harus beda sehingga dikenal sendirian.

Makanya gue kasih judul buku Kambing Jantan dan Manusia Setengah Salmon pakai nama binatangan biar beda. Walau terkadang gue sedih karna buku gue ditaruh di rak buku Pertanian dan Peternakan," ujar Raditya sembari diikuti gelak tawa penonton.

Trik menjadi kreator yang beda dari biasanya ini juga diterapkan Raditya Dika saat membuat video blog (vlog) di youtube dengan menampilkan web series dan serial komedi "Malam Minggu Miko" yang terinspirasi dari kisah pengalaman pribadi menjomblo selama empat tahun.

"Ide itu dari kegelisahan, bagi orang yang tinggal di daerah itu bisa jadi modal unik membawa unsur kedaerahan. Berpikir nasional eksekusinya lokal. Banyak orang daerah ke-jakarta-jakartaan supaya terlihat keren kenyataannya malah aneh," bebernya.

Meski munurut Raditya Dika, unsur kedaerah menjadi modal unik namun dirinya tak menampik dunia kreator akan lebih menjanjikan di ibukota.

"Di ibukota Jakarta akan ngebuka banyak pintu network (jaringan) dan fasilitas. Semua ada di situ, kadang orang luar Jakarta lupa bahwa mereka harus ke Jakarta supaya laku," tutupnya.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved