Selasa, 14 April 2026

Dinas Kesehatan Awasi 26 Warga Pangkalpinang Penderita HIV/AIDS

Saat ini, 26 orang penderita HIV AIDS ini, sedang dalam pengawasan kita. Penderita HIV AIDS tersebut, paling banyak berprosesi sebagai wiraswasta

Penulis: M Zulkodri | Editor: Hendra
bangkapos.com/Riki Pratama
Dr.H.Ristum Alamsyah, Sp.S Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA --- Penyakit HIV/AIDS bisa menyerang siapa saja. Tidak terkecuali para siswa di lingkungan sekolah maupun mahasiswa terutama mereka yang sering gonta-ganti pasangan, maupun memakai narkoba.

Hal ini, diungkapkan Asisten I bidang pemerintahan Kota Pangkalpinang, Suparyono saat menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan dan penularan melalui Transmisi Seksual IMS, HIV dan AIDS bagi Guru Bimbingan Konseling Tingkat SMA/SMK dan Mahasiswa se-Kota Pangkalpinang di Hotel Sun Kota Pangkalpinang, Rabu (12/07/2017).

" Jumlah penderita HIV AIDS ini, seperti fenomena gunung es, bahkan bisa dikatakan meningkat. Hingga Juni 2017 tercatat sedikitnya 26 warga positif terindikasi penyakit yang mematikan tersebut. Hal ini, menjadi warning bagi kita. Jumlah ini, kemungkinan bisa bertambah," ujarnya.

Untuk itu, ungkap Suparyono, kalau tidak ada pencegahan sejak sekarang. Bayangkan jika satu penderita menularkan kepada 10 orang dalam setahun, sudah berapa penderita HIV AIDS di Pangkalpinang.

" Sejak dini, sudah harus disosialisasi bahaya HIV/AIDS kepada para siswa. Kita berikan edukasi yang benar. Mudah-mudahan melalui sosialisasi seperti ini bisa menekan jumlah penderita HIV AIDS di Pangkalpinang. Bila perlu jumlah penderita saat ini bisa diminimalisir," harap Suparyono.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB) Kota Pangkalpinang, dr Ristum Alamsyah menambahkan dari 26 penderita HIV AIDS tersebut, terdiri dari 11 penderita HIV dan 16 penderit AIDS.

" Saat ini, 26 orang penderita HIV AIDS ini, sedang dalam pengawasan kita. Penderita HIV AIDS tersebut, paling banyak berprosesi sebagai wiraswasta dengan jumlah 14 orang. Sisanya dengan beragam profesi diantaranya karyawan swasta tiga orang, ibu rumah tangga enam orang, ABK satu orang dan WPS dua orang. Dimana kita terus memberikan semangat dan motivasi agar dapat sembuh," ungkapnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved